Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Faktor Genetik Tak Sepenuhnya Berpengaruh Terhadap Obesitas

Sebagian besar orang menganggap bahwa penderita obesitas (kegemukan) akan mewarisi risiko yang sama terhadap keturunan-keturunannya. Ternyata hal ini tidak sepenuhnya benar jika  pola diet sehat diterapkan.
Eva Rianti
Eva Rianti - Bisnis.com 22 Januari 2019  |  20:02 WIB
Anak obesitas - Istimewa
Anak obesitas - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Sebagian besar orang menganggap bahwa penderita obesitas (kegemukan) akan mewarisi risiko yang sama terhadap keturunan-keturunannya. Ternyata hal ini tidak sepenuhnya benar jika  pola diet sehat diterapkan. 

Dilansir dari Psychologytoday, Selasa (22/1/2019), sebuah studi menggambarkan ada sedikit keraguan bahwa genetika berperan dalam menentukan berat badan. Studi tentang berat badan anak kembar identik vs fraternal ini menunjukkan bahwa secara umum, genetika dapat menentukan antara 30% hingga 70% berat badan.

Temuan ini lebih tepat akan menggambarkan peran genetika dalam populasi secara keseluruhan. Adapun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa meskipun ada gen pasti yang berkontribusi terhadap berat badan, gen ini tidak menjadi penentu sepenuhnya pada hasil akhir berat badan.

Sementara itu, sebuah studi di Universitas Tulane menemukan bahwa makan sehat dapat mengurangi peran genetika dalam penambahan berat badan.

Pada 1986, para peneliti mempelajari 14.000 profesional kesehatan pria dan wanita yang memiliki indeks massa tubuh (BMI) rata-rata 26. Mereka melakukan analisis darah terhadap 77 varian genetika yang telah dikaitkan dengan BMI.

Setiap empat tahun BMI partisipan dihitung dan mereka menyelesaikan 131 item kuesioner pilihan makanan. Kualitas makanan mereka dinilai berdasarkan respons kuesioner.

Seperti yang diperkirakan, para peneliti menemukan hubungan antara skor risiko genetika dan peningkatan BMI setiap empat tahun. Tetapi, individu yang mempertahankan diet sehat memiliki paling sedikit peningkatan BMI.

“Kenaikan berat badan yang terkait dengan kecenderungan genetik setidaknya sebagiannya dapat diimbangi dengan meningkatkan kepatuhan terhadap pola diet sehat,” ujar peneliti utama yang tidak disebutkan identitasnya.

Temuan ini, serta penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa bahkan jika Anda memiliki orang tua dan saudara kandung yang kelebihan berat badan atau Anda gemuk saat bayi memberi kecenderungan mudah menambah berat badan ada benarnya, tetapi dapat diantisipasi dengan pola hidup sehat.

Mungkin akan lebih sulit bagi Anda untuk mempertahankan berat badan yang sehat tetapi gen Anda tidak akan membawa Anda untuk mengalami obesitas seumur hidup. Pola makan yang sehat dapat meminimalkan pengaruh dari faktor genetik tersebut. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

obesitas
Editor : Fajar Sidik

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top