Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Musim Hujan, Persiapkan Hal Ini Agar Tetap Bugar

Berjemur diri sesaat cukup baik untuk memperoleh vitamin D3. Vitamin tersebut diyakini dapat meningkatkan daya tahan tubuh atau mendongkrak imunitas tubuh.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 25 Januari 2019  |  14:43 WIB
Ilustrasi. - Pxlfitness
Ilustrasi. - Pxlfitness

Bisnis.com, JAKARTA - Menghadapi puncak musim hujan, masyarakat perlu menjaga kebugaran tubuh agar tetap prima. Beberapa langkah dan upaya rutin menjaga tubuh dapat menghindarkan diri ancaman penyakit musiman saat musim penghujan.

Ahli Gizi DR. dr. Tan Shot Yen, M.Hum mengatakan sejatinya musim apapun yang sedang terjadi, upaya preventif dan promotif tetap harus dilakukan. Dia menyayangkan kebiasaan masyarakat cenderung lebih peduli pada tubuh ketika masalah mulai tiba.

Selama musim hujan tersebut, matahari merupakan salah satu unsur penting untuk tubuh. Jika memiliki waktu senggang, berjemur diri sesaat cukup baik untuk memperoleh vitamin D3. Vitamin tersebut diyakini dapat meningkatkan daya tahan tubuh atau mendongkrak imunitas tubuh.

“Konsumsilah makanan yang dibutuhkan tubuh. Konsep pola makan sehat seimbang paling bisa diandalkan. Isilah setengah piring makanan dengan sayur dan buah dan setengahnya lagi baru dengan lauk dan makanan pokok,” katanya kepada Bisnis, Jumat (25/1/2019).

Menurutnya sayur juga akan memiliki lebih banyak manfaat jika dikonsumsi dalam bentuk lalapan. Pasalnya pada kondisi tersebut, antioksidan sayur masih prima dan tidak tergerus karena dipanaskan.

Selain itu, beberapa lauk yang dapat dinikmati saat cuaca dingin juga bisa menjadi alternatif penghangat tubuh seperti soto dan sup.

Di sisi lain lanjutnya, selama musim hujan seluruh penyakit infeksi yang disebabkan oleh nyamuk akan merebak. Biasanya nyamuk akan bertelur pada air tenang. Alhasil jika tidak ditangani, maka malaria dan demam berdarah akan meningkat.

“Kerja ekstra lebih rajin menguras dan membuat saluran air bebas genangan sangat dibutuhkan,” jelasnya.

Saat hujan, seluruh rentang usia memiliki potensi terjangkit penyakit. Bayi dan anak banyak terserang penyakit karena daya tahan tubuh yang tidak memadai. Faktor lainnya adalah kebersihan, tidak divaksinasi dan asupan gizi yang tidak maksimal.

Sementara usia dewasa, daya tahan tubuhnya juga tidak baik akibat didera penyakit metabolik yang telah ada sebelumnya seperti diabetes, hipertensi yang juga mempengaruhi ketahanannya menghadapi penyakit infeksi.

Adapun bagi masyarakat yang mengalami gangguan rematik, juga kerap kali kambuh saat musim hujan karena efek dingin yang ditimbulkan saat musim hujan.

Pada musim hujan, bagi perokok cenderung akan terdorong untuk merokok lebih banyak. Selain masalah polusi asap, terdapat 1001 jenis racun yang ada serta memperburuk saluran nafas sehingga mengganggu kesehatan.

“Selama musim hujan, orang cenderung banyak ngemil, makan dan malas bergerak. Justru metabolisme tubuh dipertahankan dengan baik dan berenergi hingga menghasilkan panas tubuh melalui olahraga yang dipertahankan secara rutin,” tuturnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kesehatan musim hujan
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top