Apakah Kehidupan Pernikahan Menjadi Lebih Baik Seiring Pertambahan Tahun?

Pernikahan yang langgeng dan harmonis adalah impian semua orang dan pasangannya.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 22 Februari 2019  |  11:08 WIB
Apakah Kehidupan Pernikahan Menjadi Lebih Baik Seiring Pertambahan Tahun?
Ilustrasi - Wisegeek

Bisnis.com, JAKARTA - Pernikahan yang langgeng dan harmonis adalah impian semua orang dan pasangannya.

Tapi, tidak semua orang bisa mempertahankan pernikahannya hingga ajal menjemput. Banyak yang mengalami kandasnya pernikahan karena beragam alasan. Mulai dari masalah ekonomi, perselingkuhan, hingga merasa tidak cocok lagi.

Lantas, ada juga anggapan usia pernikahan yang masih seumur jagung seringkali rentan mengalami keretakan. Misalnya saja banyak yang mengatakan 1 tahun pertama pernikahan akan makin berat, dan setelah 5 tahun berlalu, semuanya akan baik-baik saja. Benarkah anggapan itu?

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Emotion memiliki beberapa temuan yang cukup mendalam mengenai hal ini. Para peneliti melakukan penelitian pada pasangan yang sudah menikah selama 13 tahun!

Pasangan peserta berusia 40-50 tahun dan menikah setidaknya 15 tahun, atau dalam kelompok usia 60-70 tahun dan menikah setidaknya selama 35 tahun. Masing-masing pasangan dianalisis dalam tiga sesi, masing-masing setelah selisih lima atau enam tahun.

Selama setiap sesi, pasangan berbicara tentang topik di mana mereka tidak setuju selama sekitar 15 menit. Percakapan mereka direkam dan kemudian, para peneliti menganalisis bahasa tubuh mereka, ekspresi wajah, bagaimana mereka mendekati topik, dan emosi.

Studi ini menyimpulkan bahwa pernikahan menjadi lebih baik dengan bertambahnya usia. Pasangan cenderung saling memahami dengan lebih baik, lebih banyak bercanda dan mengembangkan sifat yang lebih pemaaf selama bertahun-tahun.

Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak dan keuangan dapat menyebabkan ketegangan dalam pernikahan, tetapi itu hanya sementara!

Para peneliti berpendapat bahwa pasangan yang lebih tua dalam pernikahan yang stabil kurang rentan terhadap kecemasan dan depresi, dan relatif lebih bahagia. Pada gilirannya, mereka memiliki kesehatan mental yang lebih baik.

Para penulis penelitian ini juga menyimpulkan bahwa wanita lebih ekspresif daripada pria, yang cenderung lebih mendominasi dan kurang sayang.
 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pernikahan

Sumber : Timesofindia.com

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top