Diterima di Harvard dan Stanford University, Maudy Ayunda Dilema Pilih yang Mana

Maudy Ayunda mengungkapkan rasa dilemanya setelah mendapat kabar diterima di dua kampus kenamaan Amerika Serikat, Stanford University dan Harvard University
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 04 Maret 2019  |  17:44 WIB
Diterima di Harvard dan Stanford University, Maudy Ayunda Dilema Pilih yang Mana
Maudy Ayunda - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Aktris dan penyanyi Maudy Ayunda, melalui unggah Instagram, membagikan kabar soal kelolosannya di dua kampus bergengsi dunia untuk program master.

Dalam unggahan pertama, Maudy menunjukkan fotonya saat duduk di bawah patung John Harvard yang namanya diabadikan oleh Universitas Harvard. Ia juga mengunggah surat pemberitahuan yang mengabarkan bahwa ia diterima dalam program Master of Education di universitas itu.

Dara berusia 24 tahun itu lantas membagi kebahagiaan dan mimpinya untuk kuliah di kampus kenamaan yang mencetak tokoh-tokoh dunia seperti Presiden ke-44 AS Barack Obama itu.

Ia mengingat momen saat ia mengantre untuk berfoto di patung John Harvard dua tahun lalu. Saat itu ia terpesona dengan aura yang dipancarkan dari suasana kampus Harvard. Usai mengetahui kabar penerimaannya, Maudy mengaku dilanda berbagai macam perasaan.

"Rasa gembira, jelas. Syukur, pasti. Namun yang terpenting, saya diingatkan kembali bahwa mimpi, ketika diejawantahkan ke langkah yang jelas, akan menjadi rencana yang bisa diwujudkan. Dan kerja keras serta komitmen terhadap visi akan membuahkan hasil," tulis Maudy.

 
 
 
View this post on Instagram

A few days ago, I received my acceptance to Harvard University for a Masters in Education. Iwas so happy a short caption would not do it justice. It felt surreal, and I was brought back to a moment two years ago, when I walked the rain-splattered steps towards John Harvard’s statue. Tourists and visitors had to line up to capture their moment alongside the statue, and while waiting for my turn - I looked around at the surrounding establishment, enraptured by the intimidating aura that was Harvard. Even in the humidity and rain, I was drawn to its red bricks and the promise of learning it had to offer. I am now engulfed in a multitude of emotions. Excitement, certainly. Gratitude, definitely. But most importantly, I am reminded once again that dreams, when broken down into concrete goals, become achievable plans. And that hard work and commitment to a vision, will reap results. See next post.

A post shared by Maudy Ayunda (@maudyayunda) on Mar 3, 2019 at 7:02pm PST

Kabar bahagia dari Maudy tak berhenti di situ. Melalui unggahan selanjutnya, pelantun "Untuk Apa" itu menunjukkan potret dirinya yang mengenakan kaus bertuliskan Stanford University. Ia membagikan kabar bahwa dirinya juga diterima di kampus tersebut, namun kali ini di program yang berbeda, Master of Business Administration.

"Sejujurnya saya tak berpikir bisa diterima. Tingkat penerimaannya sangat rendah, dan di setiap tahap pendaftaran saya harus mengingatkan diri sendiri untuk tidak terlalu berharap. Rasanya hampir mustahil untuk masuk," kisah Maudy.

Menyadari kemungkinan diterima sangat kecil, maka bukan hal yang mengherankan ketika Maudy sangat terkejut mendengar kabar bahwa ia diterima melalui panggilan telepon dari Palo Alto. Ia mengaku suara dari telepon itu tak lagi terdengar jelas karena ia hanya bisa mengucapkan "Oh my God" ke orang tuanya.

 
 
 
View this post on Instagram

But the story doesn’t end there. Currently I face a beautiful dilemma, because I also heard back from another big dream of mine: acceptance to Stanford‘s MBA program. (Yay is an understatement!) You gotta understand - I HONESTLY didn’t think I would get in. The acceptance rate was crazy low, and at every step of the application I had to remind myself not to get my hopes up. It was a near impossibility to get in. So imagine the ecstatic shock of receiving that call from Palo Alto. The conversation itself was a blur as I mouthed “oh my god” to my parents. Lesson learned: Dreams are funny things. The most unlikely ones can catch you off guard. Anyways... thought I‘d share this story with all of you - you’ve been such an integral part of my journey and I would like to express my gratitude for your role in getting me here. Thank you for following and listening to the stories I tell. I have yet to decide. I already am leaning towards one of these opportunities, but I’ll share my decision when the time comes. x Mod

A post shared by Maudy Ayunda (@maudyayunda) on Mar 3, 2019 at 8:24pm PST

Namun Maudy kini dilanda rasa dilema. Ia harus memilih salah satu di antara dua kampus impiannya tersebut. Ia mengungkapkan bahwa dirinya telah condong ke salah satu pilihan dan berjanji bakal memberi tahu pengikutnya di media sosial jika sudah membuat keputusan.

Ini buka kali pertama kalinya Maudy menuntut ilmu di kampus kenamaan dunia. Sebelum diterima untuk program pascasarjana di Stanford dan Harvard, Maudy telah menyelesaikan studinya di Oxford University, Inggris. Perempuan multitalenta yang menguasai berbagai bahasa asing itu lulus dari jurusan Filsafat, Politik, dan Ekonomi pada 2016 lalu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Maudy Ayunda

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top