Tantangan Perempuan, Paham dan Kuasai Teknologi

Perempuan dengan kemampuan di bidang teknologi bisa menjadi pribadi yang berdaya dan memberdayakan.
Eva Rianti | 21 April 2019 14:08 WIB
Aulia Halimatussadiah. - Instagram

Bisnis.com, JAKARTA – Memiliki background sekaligus kesukaan pada bidang tertentu setidaknya menjadi modal bagi seseorang untuk bisa berkembang. Tentu dengan dibarengi kerja keras dan kerja cerdas, seseorang akan menjadi semakin berdaya dan maju.

Pencapaian tersebut nyatanya tidak hanya bisa diraih oleh kalangan laki-laki, namun juga perempuan. Aulia Halimatussadiah misalnya. Co-Founder & Chief Marketing Officer Storial.co ini membuktikan bahwa perempuan dengan background dan skill-nya masing-masing bisa menciptakan inovasi yang bahkan bermanfaat bagi banyak orang.

Storial.co adalah sebuah situs berbagi cerita yang berdiri pada awal 2016. Ketika membentuk startup tersebut, Aulia melihat masalah-masalah yang dialami oleh penulis Indonesia pada umumnya dan terkhusus di komunitasnya, Nulisbuku.com.

Dia mengamati, dalam proses pembuatan buku, rata-rata penulis bisa patah semangat pada bab-bab tertentu yang membuat mereka cenderung stagnan dan berhenti di tengah jalan.

Sementara, menyadari perkembangan teknologi, Aulia menyediakan tempat baru (a.k.a Storial.co) bagi para pegiat literasi tersebut untuk membuat tulisan-tulisan bab per bab yang tidak langsung jadi buku.

Penulis juga bisa langsung mendapatkan feedback dari pembaca. Bahkan, para penulis juga bisa mendapatkan penghasilan dari situ.

Basicly dari komunitas dulu, kita punya penulis dan pembaca yang besar dari Nulisbuku.com. Kita baru sadar kalau orang-orang ini butuh tempat buat nulis yang bukan langsung jadi [buku]. Mereka juga bisa langsung monetize, jadi empowering them to make money,” tuturnya kepada Bisnis, baru-baru ini.

Hingga kini, Storial.co memiliki 65.000 member dan 90.000 chapter yang diupload. Aulia mengungkapkan pada tahun lalu, perkembangan user-nya mencapai 300%. Dia ingin lebih banyak bisa menggaet para penulis Indonesia sehingga akan semakin banyak cerita-cerita lokal berkualitas yang dihasilkan.

“Kita pengen lebih banyak orang Indonesia yang banyak baca, kita pengen asosiasikan bahwa membaca itu keren jadi kita punya kampanye #kerenitubaca,” lanjutnya.  

Perkembangan startup-nya yang cukup bombastis tersebut memang tidak terlepas dari kegemarannya menulis sekaligus ketertarikannya pada dunia teknologi.

Perempuan yang pernah menerima penghargaan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI sebagai Kartini Next Generation, Inspiring Woman in ICT 2013 ini telah menulis sebanyak 30 buku. Dari pengalamannya menulis buku, dia mengaku lebih sensitif dan menyadari masalah yang dialami oleh para penulis di Indonesia.

Di samping itu, lulusan IT Universitas Gunadarma ini sangat menguasai bidang teknologi sehingga mengetahui cara membantu menyelesaikan masalah yang ada dengan basis IT.

“Jadi menurutku, perempuan paling penting banget untuk paham soal teknologi karena mereka banyak bersentuhan langsung dengan masalah-masalah yang terjadi di komunitasnya,” ceritanya.

Seiring berjalannya waktu, yang awalnya Aulia harus terlibat secara teknis untuk memegang pemrograman seperti coding, namun makin ke sini sudah ada tim yang memahami tentang pemrograman sehingga dia hanya mengecek atau memberikan solusi jika terjadi masalah.

Dia mengaku para tim di Storial.co memang sudah dibiasakan untuk melek teknologi. Secara khusus, Aulia mendorong tim untuk mencoba berbagai macam produk baru di teknologi yang bisa menunjang pekerjaan.

Misalnya, yang bekerja di konten didorong untuk mempelajari SEO, platform yang digunakan untuk mengirim newsletter, dan juga desain. Setidaknya sebanyak 80% dari tim member-nya adalah perempuan.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
inspirasi, hari kartini

Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup