Kuntilanak 2 'Juara' Pertarungan Film Lebaran 2019

Ada yang menarik dari pertarungan film nasional di libur lebaran tahun 2019 ini.5 film Indonesia memenuhi bioskop yakni diantaranya Si Doel 2, Single Part 2, Kuntilanak 2, Ghost Writer dan Hit & Run.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 14 Juni 2019  |  16:46 WIB
Kuntilanak 2 'Juara' Pertarungan Film Lebaran 2019
Gala Premiere film Kuntilanak 2 - Instagram @kuntilanakfilm

Bisnis.com, JAKARTA - Ada yang menarik dari pertarungan film nasional di libur lebaran tahun 2019 ini. 5 film Indonesia memenuhi bioskop yakni diantaranya Si Doel 2, Single Part 2, Kuntilanak 2, Ghost Writer dan Hit & Run.

Kelimanya membawa lima genre berbeda mulai dari drama, komedi, horor, komedi horor dan action komedi serta rata-rata rilis di waktu yang bersamaan. 

Namun diantaranya banyak genre film yang disuguhkan, Kuntilanak 2 menjadi pemenang dari pertaruangan film nasional kali ini. Film bergenre horor tampaknya memang memiliki tempat diantara para pencinta film dalam negeri.

Dikutip dari laman filmindonesia.or.id, film Kuntilanak 2 yang dibintangi Maxime Bouttier, Susan Sameh dan lain-lain ini mampu meraup penonton hingga 1.145.670. 

Sedangkan film Ghost Writer, karya produser Ernest Prakasa dilansir dari laman yang sama berada di posisi kedua dengan raihan jumlah penonton hingga 774.089 di hari ke sepuluh. 

Disusul oleh Si Doel The Movie 2 di angka 690.593 penonton, Single Part 2 di posisi ke empat dengan perolehan 519.159 penonton dan Hit & Run di posisi paling bontot di angka perolehan 461.684.

Rizal Mantovani sebagai sutradara film Kuntilanak menyebutkan kalau ia berusaha menyuguhkan film yang sesuai dengan penonton dari segala umur meskipun genre filmnya sendiri adalah horor.

"Saya mencoba menghadirkan kisah yang berbeda, meski jualan utamanya kisah Kuntilanak tapi saya lebih mengedepankan fantasi. Sehingga bisa dinikmati semua umur," ujar Rizal beberapa waktu lalu.

Ernest sebagai produser film Ghost Writer, menyebut ini adalah kali pertamanya menggarap film horor. Meski begitu ia mendapatkan momen yang seru dalam pembuatan film tersebut.

"Enggak kayak scary movie yang slapstick gitu. Ceritanya tetap drama, tapi ada campuran genre horor dan ada komedi yang hadir dari situasi ketika karakter itu ketakutan diteror gitu," kata produser sekaligus komika tersebut beberapa waktu lalu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Film

Editor : Akhirul Anwar
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top