Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Cegah Demensia dengan Pola Hidup Sehat

World Health Organization (WHO) telah merilis pedoman pencegahan dan manajemen demensia. Secara khusus disampaikan bahwa aktivitas fisik merupakan kegiatan penting untuk mencegah penurunan kognitif.
Tika Anggreni Purba
Tika Anggreni Purba - Bisnis.com 25 Juni 2019  |  11:53 WIB
Ilustrasi demesia - usdoj.gov
Ilustrasi demesia - usdoj.gov

Bisnis.com, JAKARTA—World Health Organization (WHO) telah merilis pedoman pencegahan dan manajemen demensia. Secara khusus disampaikan bahwa aktivitas fisik merupakan kegiatan penting untuk mencegah penurunan kognitif.

Dalam laporan WHO tersebut, masyarakat dianjurkan untuk melakukan diet sehat, berhenti merokok, dan menghindari penggunaan alkohol yang berbahaya. Pengobatan yang tepat terhadap penyakit penyerta seperti hipertensi, kolesterol, dan diabetes juga turut menurunkan risiko penurunan kognitif dan demensia.

Neerja Chowdhary, perwakilan WHO, mengatakan bahwa penelitian dalam pencegahan demensia ini menunjukkan bahwa kejadian demensia juga terkait dengan faktor lingkungan. “Ada bukti juga bahwa pelatihan kognitif dan aktivitas sosial dapat mencegah timbulnya demensia,” ujar Chowdhary.

Demensia memengaruhi sekitar 50 juta orang di seluruh dunia, dengan hampir 10 juta kasus baru setiap tahunnya. Angka ini diperkirakan akan meningkat tiga kali lipat pada 2050. Persoalannya bukan saja itu, biaya perawatan pasien demensia juga diperkirakan akan meningkat mencapai US$ 2 triliun pada 2030.

"Meskipun tidak ada pengobatan kuratif untuk demensia, manajemen proaktif dan modifikasi faktor risiko dapat menunda atau memperlambat timbulnya atau perkembangan penyakit," tulis Asisten Direktur Jenderal WHO Ren Minghui dalam laporannya.

Faktor risiko demensia pada umumnya terkait dengan penyakit tidak menular yang disebabkan oleh penggunaan rokok, pola makan tidak sehat, dan kurang aktivitas fisik. Gaya hidup yang tidak sehat sangat terkait dengan kejadian demensia.

Laporan itu mengatakan bahwa meskipun usia adalah faktor risiko terbesar dari demensia, bukan berarti penyakit ini tidak dapat dicegah agar tidak terjadi terlalu dini. Itulah sebabnya sejak dini kita harus mulai membiasakan diri dengan perilaku hidup sehat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Demensia
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top