3 Bahaya Makan Mi Instan: Diare hingga Sakit Jantung

Makan mi instan sering menjadi pilihan sebagian orang kala lapar. Alasannya tak butuh waktu banyak untuk memasaknya.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 15 Juli 2019  |  11:44 WIB
3 Bahaya Makan Mi Instan: Diare hingga Sakit Jantung
Mi instan di Korea - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Makan mi instan sering menjadi pilihan sebagian orang kala lapar. Alasannya tak butuh waktu banyak untuk memasaknya.

Namun, ada risiko kesehatan saat menyantap makanan instan. Berikut tiga di antaranya, seperti dilansir Medical Daily.

Sulit dicerna, sebabkan cemas, hingga diare

Di dalam sistem pencernaan, mi instan diolah selama berjam-jam, menyebabkan kadar gula darah terganggu dan insulin dilepaskan jika dikonsumsi terlalu cepat.

Mi instan membuat pencernaan menjadi lambat, menambah konsumsi pengawet dan bahan kimia lain dalam tubuh.

Dalam jangka panjang, mi instan bisa menyebabkan paparan berlebih butiran hidroksanisol dan t-butil hidrokuinon, dua bahan kimia yang biasa digunakan dalam produk untuk memperpanjang masa simpan. Keduanya dapat menyebabkan kecemasan, asma, dan diare.

Risiko penyakit jantung

Studi dalam Journal of Nutrition menemukan orang yang mengonsumsi mi instan dalam jumlah yang tidak moderat memiliki risiko lebih tinggi mengalami sindrom metabolik, serangkaian gejala termasuk tekanan darah tinggi, kadar kolesterol HDL rendah, dan peluang lebih tinggi terkena penyakit jantung, diabetes, dan stroke.

Mengandung banyak garam

Mi instan mengandung banyak garam, yang dapat mempengaruhi kesehatan seseorang secara keseluruhan. Studi dalam American Journal of Hypertension pada 2014 mengungkapkan konsumsi natrium tinggi menjadi salah satu faktor utama tingkat kematian yang tinggi dalam 23 studi kasus terakhir.

Natrium tambahan ini juga dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan penyakit jantung.

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
hipertensi, sakit jantung, mi instan

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top