Seberapa Besar Peluang Bisnis Wellness E-Commerce?

Pengamat bisnis berpendapat bahwa permintaan yang berkaitan dengan wellness telah meningkat seiring dengan tren pola hidup sehat. Ini adalah peluang yang besar bagi pelaku bisnis untuk memenuhi kebutuhan terkait dengan wellness, terutama melalui platform digital.
Eva Rianti
Eva Rianti - Bisnis.com 15 Juli 2019  |  21:15 WIB
Seberapa Besar Peluang Bisnis Wellness E-Commerce?
Treadmill - ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA– Gaya hidup sehat dewasa ini tengah gencar digandrungi oleh sebagian besar masyarakat, terutama kaum urban.

Pola hidup sehat yang diterapkan tak melulu melingkup kesehatan tubuh, tetapi juga kesehatan jiwa dan pikiran.

Seiring dengan pergeseran pola hidup sehat tersebut, berbagai kebutuhan yang berkaitan dengan kesehatan pun menjadi semakin beragam. Kebutuhan ini tentunya menjadi ladang bisnis yang terbilang menggiurkan.

Salah satu yang memanfaatkan tren pola hidup sehat tersebut adalah Fits.id, sebuah wellness e-commerce pertama di Indonesia yang diluncurkan pertama kali pada Februari 2019.

E-commerce tersebut menghadirkan lebih dari 250 merchant yang berfokus pada penjualan produk terkait kesehatan, mulai dari makanan dan minuman, medis, olahraga, homecare, kebersihan rumah, perawatan diri, relaksasi, bahkan asuransi.

Pengamat Pemasaran Bisnis dan Pendiri Inveture Yuswohady berpendapat bahwa permintaan yang berkaitan dengan wellness memang sudah saatnya bangkit.

Oleh karena itu, pelaku bisnis harus bisa menangkap kondisi pasar tersebut dengan tepat. Adapun, cara yang prospek adalah melalui platform yang menyajikan kebutuhan wellness.

“Secara kebutuhan memang sudah waktunya. Dan cara yang sangat prospek dalam men-deliver demand adalah digital,” tuturnya kepada Bisnis, baru-baru ini. 

Yuswohady menjelaskan, pola hidup sehat bukanlah merupakan tren yang bersifat sesaat, melainkan bersifat fundamental.

Dia berpendapat, untuk dapat tumbuh dan berkembang, para pelaku bisnis harus bisa semakin kreatif dalam meningatkan kualitas layanan yang sesuai dengan kebutuhan, bahkan bisa memenuihi kebutuhan customize hingga personalize.

Misalnya, ada produk jam tangan atau sepatu yang mengetahui aktivitas kesehatan dan mampu menyensor detak jantung, langkah kaki, hingga asam urat.

“Arahnya kesitu. Bukan cuma jual beli, tetapi mengakomodasi semuanya menjadi solusi wellness secara personal, dengan adanya wearable device,” terangnya.

Dalam kesempatan berbeda, E-Commerce Manager Fits.id Sheila Rizkia mengungkapkan bahwa Fits.id dinilai menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat terhadap keseimbangan berbagai aspek kesehatan, baik kesehatan pikiran, jiwa, dan tubuh.

“Dengan meningkatnya pembelanjaan online di Indonesia, Fits.id hadir sebagai alternatif yang memberikan warna tersendiri dengan produk-produk yang terkait dengan kesehatan mindbody, dan soul,” jelasnya.

Terhitung sejak Februari hingga memasuki Juli 2019, volume penjualan mengalami peningkatan. Setidaknya sudah ada sekitar 7.000—10.000 orang yang mendaftar di wellness e-commerce tersebut. 

Sheila menambahkan, pada semester pertama tahun ini, produk yang paling diminati oleh pasar adalah makanan dan minuman, skin care, dan olahraga. Adapun, target untuk semester dua akan berfokus pada produk pelayanan medis.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
e-commerce, hidup sehat

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top