Hubungan Dengan Orang Tua Tentukan Kesehatan Remaja

Remaja yang memiliki kedekatan emosional dan hubungan yang sehat dengan orang tuanya akan tumbuh menjadi orang dewasa yang lebih sehat. Mereka yang pada masa remajanya merasa dimengerti dan diterima orang tua dan guru kemungkinan tumbuh dewasa lebih sehat dan sejahtera.
Tika Anggreni Purba
Tika Anggreni Purba - Bisnis.com 19 Juli 2019  |  12:51 WIB
Hubungan Dengan Orang Tua Tentukan Kesehatan Remaja
Ilustrasi - mumsnet.com

Bisnis.com, JAKARTA—Remaja yang memiliki kedekatan emosional dan hubungan yang sehat dengan orang tuanya akan tumbuh menjadi orang dewasa yang lebih sehat. Mereka yang pada masa remajanya merasa dimengerti dan diterima orang tua dan guru kemungkinan tumbuh dewasa lebih sehat dan sejahtera.

Penelitian di US Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta Amerika Serikat membuktikan hal ini. Penelitian dilakukan dengan melakukan survei kesehatan pada 14.800 peserta berusia 15 tahun.

Dari hasil penelitian ditemukan bahwa skor “keterhubungan remaja di sekolah” rata-rata berada di angka 22,1 dari skor tertinggi yakni 30. Sementara itu, pada “hubungan anak dengan orang tua atau keluarga” rata-rata berada di skor 25,5 dari 30.

Pada saat usia mereka rata-rata 28 tahun dilakukan penelitian lagi. Ternyata, peserta dengan tingkat keterhubungan yang tinggi di sekolah memiliki tingkat tekanan emosional yang lebih rendah. Mereka juga tidak memiliki pikiran untuk bunuh diri, terlibat dalam kasus pelecehan atau kekerasan, tidak berganti pasangan seks sehingga terhindar dari infeksi menular seksual, dan tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.

Mereka yang memiliki tingkat keterhubungan yang tinggi dengan keluarga memiliki peluang yang lebih rendah untuk mengalami tekanan emosional, kekerasan, berganti pasangan, dan penyalahgunaan narkoba.

“Berarti penguatan hubungan di sekolah dan keluarga selama masa remaja memiliki dampak yang kuat pada kesehatan individu pada masa dewasa nanti, khususnya dalam hal kesehatan mental,”kata penulis penelitian Kathleen Ethier.

Masa remaja merupakan periode kritis dalam perkembangan anak yang membentuk pilihan yang akan dibuatnya pada masa dewasa nanti. Pengalaman positif selama masa remaja memiliki dampak positif pada kehidupannya kemudian hari. Terutama ketika mereka belajar bagaimana membentuk hubungan yang sehat dengan orang lain, dan membuat pilihan yang sehat tentang seks.

Peluang untuk masa dewasa yang lebih sehat dapat dimulai sejak remaja dengan cara memiliki hubungan yang kuat dan teladan perilaku yang baik di sekolah dan di rumah. Sebuah keluarga yang memiliki hubungan yang dekat, resolusi konflik yang sehat, dan gaya hidup sehat akan membantu remaja memiliki prinsip yang kuat di masa dewasa kelak.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
parenting

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top