Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Di UT, Kuliah dan Ujian Bisa dari Rumah

Perkembangan teknologi memungkinkan berbagai kemudahan dikembangkan. Salah satunya dalam sistem pendidikan. Universitas Terbuka, sebagai insitusi penyelenggara pendidikan jarak jauh, kini mulai menerapkan sistem online dalam sistem perkuliahannya.
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com 26 Juli 2019  |  12:55 WIB
Universitas Terbuka - UPBJJUT Serang
Universitas Terbuka - UPBJJUT Serang

Bisnis.com, JAKARTA - Perkembangan teknologi memungkinkan berbagai kemudahan dikembangkan. Salah satunya dalam sistem pendidikan. Universitas Terbuka, sebagai insitusi penyelenggara pendidikan jarak jauh, kini mulai menerapkan sistem online dalam sistem perkuliahannya.

Rektor UT Ojat Darojat menjelaskan, bahkan kini mahasiswa sudah dapat melakukan ujian di rumah.

"Sekarang kami menggunakan sistem ujian online atau SUO," ujar Ojat.

Perkembangan penerapan sistem ujian online dilakukan secara bertahap, awalnya hanya bisa diakses di kantor-kantor cabang UT di setiap provinsi. Kemudian dikembangkan sehingga dapat diakses di setiap kabupaten/kota.

Hal ini memudahkan mahasiswa khususnya yang tinggal di pelosok atau pulau yang jauh dari ibu kota provinsi. Dengan pengembangan ini, mahasiswa UT yang berada di Kabupaten Nunukan dan Kabupaten Sebatik, Kalimantan Utara misalnya, tidak harus menempuh waktu berjam-jam menuju kantor cabang terdekat di Tarakan.

Kini mahasiswa UT sudah bisa melaksanakan ujian mandiri di rumah melalui gawai mereka dengan dukungan teknologi online proctoring, atau mesin pengawas otomatis yang akan mengidentifikasi wajah peserta ujian.

UT kini memiliki 39 kantor cabang, masing-masing satu perwakilan setiap provinsi. Namun khusus untuk Jawa Barat memiliki 2 kantor cabang, yakni di Bogor dan Bandung, serta Jawa Timur memiliki 3 perwakilan yakni Surabaya, Jember dan Malang.

"Layanan online sudah tersedia di seluruh kantor cabang, di seluruh provinsi. Sedangkan di kabupaten/kota yang tidak punya kantor cabang, ada kelompok-kelompok belajar mahasiswa UT," katanya.

Selain itu, UT juga melayani mahasiswa di 36 negara, yang umumnya merupakan pekerja migran Indonesia di luar negeri. Jumlah mahasiswa UT di luar negeri sekitar 3.000 orang.

Sementara itu, digitalisasi operasional juga memungkinkan UT efisien secara sumber daya. Dengan puluhan ribu mahasiswa baik di dalam mapun luar negeri, jumlah dosen yang berstatus Pegawai Negeri Sipil hanya berjumlah 700 orang.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

universitas terbuka
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top