Jangan Asal, soal Kesehatan Kulit Percayakan pada Ahlinya

Untuk tampil lebih menarik, orang rela melakukan segala cara seperti melakukan perawatan kulit, modifikasi bentuk wajah, serta penanganan-penanganan lainnya.
Tika Anggreni Purba
Tika Anggreni Purba - Bisnis.com 31 Juli 2019  |  13:47 WIB
Jangan Asal, soal Kesehatan Kulit Percayakan pada Ahlinya
Dokter - telegraph.co.uk

Bisnis.com, JAKARTA - Untuk tampil lebih menarik, orang rela melakukan segala cara seperti melakukan perawatan kulit, modifikasi bentuk wajah, serta penanganan-penanganan lainnya.

Sayangnya, banyak masyarakat yang tidak memahami bahwa terkait tindakan mempercantik atau merawat kulit sehat itu harus ditangani oleh ahlinya. Begitu banyak klinik kecantikan dan perawatan kulit abal-abal yang dipercaya masyarakat, padahal belum tentu teruji secara klinis.

“Perkembangan pasar di bidang kesehatan kulit juga sangat pesat 20 tahun terakhir,” ujar Direktur Klinik Pramudia Jakarta, dokter spesialis kulit dan kelamin Anthony Handoko.

Akan tetapi seiring perkembangan itu, dia menyayangkan bahwa banyak sekali klinik perawatan kesehatan kulit yang bukan ditangani langsung oleh ahlinya, yakni dokter spesialis kulit dan kelamin.

Sebagai direktur sebuah klinik kesehatan kulit dan kelamin, Anthony fokus untuk meluruskan kembali pemahaman masyarakat itu melalui edukasi, termasuk juga memberikan pelayanan kesehatan kulit dengan baik.

“Kami ingin memberikan pelayanan kesehatan kulit dan kelamin yang benar dan etis, karena kulit dirawat bukan hanya untuk kecantikan tetapi juga kulit yang sehat,” ujarnya.

Itulah sebabnya dia memimpin Klinik Pramudia kepada visi untuk mendedikasikan pelayanan medis pada bidang penyakit kulit dan kelamin.

Inilah yang menjadi salah satu keunggulan klinik ini, yakni seluruh pelayanan medis diberikan oleh dokter spesialis kulit dan kelamin yang berpengalaman.

“Kami berusaha membantu meringankan keluhan pasien dan menyembuhkan penyakit pasien dengan pelayanan medis di bidang dermatologi umum, dermatologi anak, dermatologi geriatri, dan penyakit infeksi menular seksual,” ujarnya.

Walau fokus pada sisi medis, Pramudia juga memberikan pelayanan dermatologi kosmetik bagi yang membutuhkan.

“Secara bisnis kami tidak berada pada lini bisnis klinik kecantikan, melainkan klinik spesialis kulit dan kelamin,” ujar Anthony.

Dia mengatakan bahwa pihaknya fokus pada kesehatan kulit mengingat kesadaran masyarakat terhadap penyakit kulit dan kelamin makin meningkat, tetapi masih kurang diedukasi mengenai kesehatan kulit.

Enrina Diah, pemilik usaha bisnis klinik kecantikan Ultimo Clinic juga menyoroti klinik kecantikan abal-abal yang tidak memperhatikan kesehatan dan keselamatan pasien.

“Banyak pasien saya yang ujung-ujungnya datang ke dokter bedah plastik karena sudah terjadi komplikasi,” katanya.

Klinik kecantikan abal-abal biasanya tidak berdasar pada ilmu medis dalam melakukan tindakan, sehingga sering kali merugikan pasien. Untuk membedakan klinik kecantikan yang benar dengan yang abal-abal, Enrina mengimbau masyarakat untuk selektif dalam memilih.

“Harus pintar dan kritis, carilah latar belakang dokternya,” ujarnya.

Kehadiran klinik yang tidak sesuai dengan aturan secara tidak langsung mempengaruhi bisnis klinik kecantikan miliknya. Menurutnya makin banyak pasien komplikasi yang akhirnya datang ke kliniknya.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kulit, klinik, bedah plastik

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top