Disney Bakal Rombak Pengembangan Studio Fox Setelah Alami Kerugian US$170 Juta

Perusahaan hiburan global Walt Disney telah mengkonfirmasi bahwa perubahan besar akan terjadi pada divisi film Fox, termasuk kabar bahwa President Marvel Studio Kevin Feige akan mewarisi waralaba dari pahlawan yang ada di komik Fox seperti X-Men.
Syaiful Millah
Syaiful Millah - Bisnis.com 07 Agustus 2019  |  16:16 WIB
Disney Bakal Rombak Pengembangan Studio Fox Setelah Alami Kerugian US$170 Juta
Disney - Youtube

Bisnis.com, JAKARTA – Perusahaan hiburan global Walt Disney telah mengkonfirmasi bahwa perubahan besar akan terjadi pada divisi film Fox, termasuk kabar bahwa President Marvel Studio Kevin Feige akan mewarisi waralaba dari pahlawan yang ada di komik Fox seperti X-Men.

Disney juga bakal memangkas sebagian besar papan pengembangan film Fox yang ada dan akan memfokuskan kembali kepada hanya beberapa film saja. Hal ini dilakukan setelah studio tersebut membukukan kerugian operasi mencapai US$170 juta pada kuartal ketiga fiskalnya.

CEO Disney Bob Iger mengatakan bahwa  gelar pahlawan super yang ada di Fox akan dilanjutkan di bawah pengawasan Feige. Selain itu, platform streaming Disney+ akan mendapatkan empat merek besar dari Fox untuk adaptasi konten langsung.

Keempat waralaba tersebut adalah Home Alone, Night at the Museum, Cheaper by the Dozen, dan The Diary of a Wimpy Kid.

Tak bisa dipungkiri, salah satu yang menjadi penyebab jatuhnya kinerja dari film Fox adalah film X-Men the Dark Pheonix yang hanya meraup sekitar US$65 juta di pasar domestik. Padahal, anggaran yang digunakan dalam prosesnya menghabiskan dana sekitar US$200 juta.

“Salah satu masalah terbesar adalah kinerja studio Fox yang berada jauh dibawah harapan ketika kami melakukan akuisisi,” kata Iger, seperti dikutip Variety, Rabu (7/8/2019).

Untuk mengatasi hal tersebut, Iger telah menugaskan tokoh kawakan di industri film yakni Alan Horn dan Alan Bergmen untuk menerapkan disiplin dan standar kreatif yang sama dengan studio lain seperti Marvel, Lucasfilm, dan Pixar.

Dengan begitu, terlihat jelas keseriusan Iger untuk mencoba mengembangkan studio Fox ke arah yang baru, dengan semua papan pengembangan cerita dan film yang juga baru dan tampaknya hanya akan berfokus pada beberapa kelompok saja.

Tak hanya film saja, Iger juga mengatakan label indie Fox Searchlight akan melanjutkan kinerjanya di lintasannya saat ini dan bakal membuat film untuk Disney+.

“Mungkin butuh satu tahun yang solid atau mungkin dua tahun, sebelum hal ini bisa berdampak pada film-film produksi kami. Tapi kami semua yakin akan bisa membalikkan hasil dari studio Fox,” tegasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
disney

Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top