Beragam "Dosa" Penonton Bioskop Indonesia

kualitas waktu dan tontonan yang disaksikan pengunjung dapat menurun drastis dengan munculnya sejumlah perilaku negatif dari beberapa orang yang kurang menyadari tata tertib saat menyaksikan film di bioskop.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 16 Agustus 2019  |  05:58 WIB
Beragam
Ilustrasi antrean masuk bioskop. - Metro.co.uk

Bisnis.com, JAKARTA – Bioskop masih menjadi salah satu pilihan masyarakat sebagai sarana hiburan baik bersama keluarga maupun pasangan. Menyaksikan tayangan berkualitas di layar lebar dengan kualitas suara dan gambar yang mumpuni adalah definisi dari quality time bagi sejumlah orang.

Namun, kualitas waktu dan tontonan yang disaksikan pengunjung dapat menurun drastis dengan munculnya sejumlah perilaku negatif dari beberapa orang. Mereka umumnya kurang menyadari pentingnya tata tertib saat menyaksikan film di bioskop.

“Penyakit” para penonton terlihat di bioskop XXI Lotte Shopping Avenue saat penayangan film Scary Stories to Tell in The Dark, Kamis (15/8/2019) siang.

Dalam teater yang diisi oleh 25 penonton itu, cukup banyak cahaya terang dari layar ponsel sejumlah penonton yang memainkan gawainya saat film diputar. Cahaya tersebut terus-menerus muncul sepanjang pemutaran film.

Seorang penonton terlihat sibuk memainkan smartphone-nya saat film telah dimulai. Hampir sepanjang penayangan, kepalanya tertunduk fokus pada ponselnya.

Tidak hanya cahaya dari layar ponsel, ada juga sejumlah orang yang lupa menyalakan mode getar atau diam pada teleponnya. Akibatnya, nada dering dari telepon itu pun terdengar lantang dan menenggelamkan suara film.

Salah satu pengunjung, Kristo, 27 tahun, menuturkan gangguan seperti penonton yang memainkan gawainya amat sering ia temukan saat menonton di bioskop. Warga Kemanggisan, Jakarta Barat, itu melanjutkan seharusnya pengunjung dapat menaati peraturan yang ditetapkan pihak pengelola.

"Sebagai fasilitas umum, kita yang menonton di bioskop wajib menjaga kenyamanan orang lain," tuturnya.

Sementara itu, Lisa, 23 tahun, mengeluhkan masih ada beberapa orang yang kurang sopan saat menonton bioskop seperti membuka alas kaki. Menurutnya, hal itu akan mengganggu karena akan menimbulkan aroma tidak sedap.

“Seharusnya perilaku-perilaku seperti ini sudah tidak ada. Kalaupun ada, saya harap pihak pengelola bisa membantu menegur dan mengingatkan. Mereka memiliki kamera infra merah di dalam teater, saya yakin tindakan ini bisa terlihat,” ungkapnya.

Pengunjung lain, Ardi, mengaku tidak luput dari “dosa” saat menonton bioskop. Sesekali ia lebih fokus memainkan smartphone-nya dibandingkan dengan menonton film. Namun, dia berusaha untuk tidak melakukan hal-hal seperti itu.

Ardi mencoba meminimalkan untuk hanya mengecek dan membalas pesan. Bila tidak mendesak, dia berusaha tidak membuka ponsel.

"Agar pengalaman menonton di bioskop dapat menyenangkan bagi semua orang, kesadaran dari diri sendiri itu yang utama.” tutur Ardi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Film, bioskop

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top