Ario Pratomo, Tech Blogger yang Beralih ke Dunia Parenting

Ario Pratomo, sosok tech blogger yang semasa mudanya aktif mengulas gadget teranyar, bahkan tak terpikir dirinya kini lebih dikenal sebagai influencer di bidang parenting.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 20 Agustus 2019  |  07:44 WIB
Ario Pratomo, Tech Blogger yang Beralih ke Dunia Parenting
Ario Pratomo, pendiri parentalk.id dan pengisi konten Podcast Curhat Babu di Gedung Kemendikbud. JIBI/Bisnis - Ria Theresia Situmorang

Bisnis.com, JAKARTA – Ario Pratomo, sosok tech blogger yang semasa mudanya aktif mengulas gadget teranyar, bahkan tak terpikir dirinya kini lebih dikenal sebagai influencer di bidang parenting.
 
Dia bercerita asal mula berkiprah di dunia parenting, berawal dari tulisan isengnya di blog pribadi mengenai cerita suksesnya menjalani program mendapatkan anak.
 
“Tahun 2009 saya menikah, gagal menikah dan gagal punya anak, lanjut lagi pernikahan kedua. Di pernikahan kedua, momen berhasil (punya anak) itu saya tulis karena jarang dari laki-laki yang menulis,” ungkapnya kepada Bisnis.com baru-baru ini.
 
Momen perjuangannya selama beberapa tahun menjalani program memiliki anak yang ia tuangkan dalam bentuk tulisan dalam blog pribadinya, nyatanya mendapatkan respons yang luar biasa, mengalahkan beberapa tulisan ulasan gadgetnya yang sudah lama ia tekuni.
 
“Jadi kalau susah punya anak itu, banyak laki laki yang menganggap itu gengsi, malu, segala macam. Why not? Masalah pada laki laki itu lebih susah diselesaikan, daripada perempuan secara medis. Terbuka lebih cepat lebih baik,” tuturnya.
 
Ario melanjutkan, sejak tulisan tersebut viral, istrinya, Nucha Bachri, berinisiatif mengembangkan media edukasi parenting dengan meluncurkan podcast Curhat Babu (Bapak dan Ibu) di platform Spotify, dan website parentalk.id.
 
“Parenting itu sebegitu pentingnya dalam pendidikan anak, kenapa namanya parentalk bukan momtalk, mothertalk atau ibutalk karena bapak juga berperan. Parenting itu kan anak bikin berdua ya, harusnya ngurusnya berdua. Bapak nggak cuma nyari duit doang, ibu nggak totok ngurus anak doang bisa dibagi-bagi,” ujarnya.
 
Ayah dua anak ini pun melanjutkan, parenting dan teknologi merupakan dua sisi yang saling terkait, mengingat anak di usia dini seperti sekarang sudah dihadapkan dengan berbagai macam konten dalam gadget di genggamannya, sehingga perlu rasanya, dirinya mulai memberi edukasi kepada banyak orangtua.
 
“Parenting juga dekat juga sama digital. Anak ku kan lahir di generasi alpha, sudah ada gadget, saya belajar ada gadget, TV aja dia swipe,” tutupnya. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pernikahan, parenting

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top