Martha Tilaar Bidik Pasar Konsumen Asia Tenggara

Martha Tilaar Group saat ini sedang mengembangkan pasar konsumen yang tak lagi menyasar pembeli dalam negeri, namun juga di luar negeri khususnya Asia Tenggara.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 30 Agustus 2019  |  07:04 WIB
Martha Tilaar Bidik Pasar Konsumen Asia Tenggara
Martina Berto - Ilustrasi/mix.co.id

Bisnis.com, JAKARTA - Martha Tilaar Group saat ini sedang mengembangkan pasar konsumen yang tak lagi menyasar pembeli dalam negeri, namun di luar negeri khususnya Asia Tenggara. 

Corporate Creative and Innovation Director PT Martina Berto yang menaungi produk kecantikan Sariayu, PAC, Biokos hingga Solusi, Kilala Tilaar menyebut, Asia Tenggara menjadi pasar konsumen produk kosmetiknya karena memiliki wilayah dengan tipe iklim dan orang dengan jenis kulit yang sama dengan kebanyakan Indonesia. 

"Kita harus fokuslah kepada negara-negara tetangga yang memang ngerti nih kosmetiknya sama kaya Thailand, Brunnei, Malaysia, yang paling hot, Laos, Myanmar. Itu kan sama kulitnya, kita lagi ke sana," ujar Kilala di kawasan Menteng, Jakarta Pusat pada Kamis (29/8/2019).

Di samping karena produk Martha Tilaar didukung oleh penelitian dan inovasi yang bersertifikasi, logo halal juga disematkan untuk beberapa negara tetangga yang memiliki populasi umat muslim yang cukup tinggi. Namun menurutnya, untuk memasuki pasar Asia Tenggara, investasi yang diperlukan cukup tinggi. 

Mengenai data yang menunjukkan pasar konsumen milenial yang juga dinilai tinggi, Kilala menyebut selain mengembangkan produk alami yang dimiliki Nusantara, Martha Tilaar juga berusaha mengikuti tren kecantikan saat ini. 

"Kita mulai ngikutin tren, misalnya tinted moisturizer kemudian 'chok-chok' style dan lip tint. Ditambah lagi, nilai plusnya kita clean beauty dan juga natural. Dan itu terlihatlah dari penjualan sebetulnya," katanya. 

Martha Tilaar memiliki visi untuk membawa potensi lokal ke ranah internasional dengan memiliki pusat riset dan inovasi, sertifikasi dan hak paten agar ke depannya, produk Indonesia bisa bersaing dengan produk luar negeri. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
asia tenggara, kosmetik

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top