Sayangi Kulit Dengan Gunakan Sabun yang Tepat

“Salah satunya sabun antiseptik kurang baik bagi kulit kering, membuat kulit makin kering,” ujar dokter spesialis kulit dan kelamin Susie Rendra dari RS Pondok Indah-Puri Indah di Jakarta, Kamis (12/9/2019).
Tika Anggreni Purba
Tika Anggreni Purba - Bisnis.com 12 September 2019  |  15:49 WIB
Sayangi Kulit Dengan Gunakan Sabun yang Tepat
Sabun -

Bisnis.com, JAKARTA — Saat mandi sehari-hari, Anda pasti menggunakan sabun. Karena kulit terkena paparan sabun terjadi setiap hari, penting sekali untuk memperhatikan jenis sabun yang tepat untuk kulit.

“Salah satunya sabun antiseptik kurang baik bagi kulit kering, membuat kulit makin kering,” ujar dokter spesialis kulit dan kelamin Susie Rendra dari RS Pondok Indah-Puri Indah di Jakarta, Kamis (12/9/2019).

Salah satu hal penting, tetapi sering diabaikan oleh masyarakat dalam memilih sabun adalah pH sabun. Produk sabun yang mengandung pH tinggi dapat merugikan kulit, seperti membuat kulit menjadi kering. 

Kulit yang kering cenderung bermasalah dan mengalami penuaan lebih cepat. Itulah sebabnya Susie menganjurkan untuk mengurangi bahkan menghindari sabun dengan pH tinggi.

Sabun dengan pH tinggi tidak cocok dengan pH kulit yang cenderung asam. Kulit manusia yang sering terpapar sabun pH tinggi dapat menyebabkan kelembaban kulit terganggu. Penggunaan sabun dengan pH tinggi dalam jangka waktu panjang akan membuat kulit makin kering dan mudah teriritasi.

Banyak juga salah kaprah di masyarakat yang menganggap bahwa orang dewasa lebih aman menggunakan sabun bayi untuk pemakaian sehari-hari.

“Ini mitos dan salah kaprah dalam masyarakat karena sabun bayi biasanya memiliki pH yang sangat tinggi yakni pH 9 yang bersifat basa, sementara kulit orang dewasa tidak cocok dengan sabun yang bersifat basa,” ujar Susie.

Sabun bayi cocok pada bayi karena kulit bayi cenderung bersifat basa, namun seiring waktu nanti kulit bayi akan berubah sehingga tidak membutuhkan sabun bayi lagi.

Normalnya, menurut Susie, pH kulit manusia bersifat asam dengan pH rata-rata 5-5,5. Nah, pH yang asam ini bersifat melindungi sehingga kulit menjadi lebih sehat. 

Namun, jika kita menggunakan sabun dengan pH yang tinggi, hal itu akan mengubah keseimbangan pH di kulit sehingga menimbulkan dampak yang negatif seperti kulit menjadi mudah teriritasi dan mudah infeksi.

Selain itu, sabun yang mengandung pewangi atau parfum biasanya juga mengandung pH yang basa. Itulah sebabnya Susie menganjurkan untuk mengurangi penggunaan sabun dengan kandungan pewangi yang tinggi.

Sabun yang cocok digunakan untuk perawatan kulit yang sehat adalah sabun dengan pH yang sama dengan kulit yakni  5-5,5. Akan tetapi, sabun yang beredar di pasaran tidak banyak yang memiliki pH seperti ini, oleh karena itu Susie menganjurkan untuk menggunakan sabun dengan pH paling rendah yang dijual bebas di pasaran.

Susie juga merekomendasikan untuk menggunakan sabun yang mengandung pelembab seperti kandungan susu maupun pelembab tambahan lainnya demi menjaga kelembaban kulit.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kebersihan, sabun

Editor : M. Taufikul Basari
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top