Aplikasi Kencan Tinder Segera Luncurkan Serial TV

Aplikasi kencan populer, Tinder, telah menyelesaikan syuting untuk serial televisi pertamanya. Langkah ini dilakukan seiring dengan upaya Match Group Inc, holding yang membawahi Tinder, yang tengah getol menciptakan konten asli.
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com 17 September 2019  |  17:38 WIB
Aplikasi Kencan Tinder Segera Luncurkan Serial TV
Tinder - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Aplikasi kencan populer, Tinder, telah menyelesaikan syuting untuk serial televisi pertamanya. Langkah ini dilakukan seiring dengan upaya Match Group Inc, holding yang membawahi Tinder, yang tengah getol menciptakan konten asli.

Dilansir Reuters, Selasa (17/9/2019), informasi dari sumber yang mengetahui proyek itu mengungkapkan, membuat pertunjukan baru adalah bagian dari strategi marketing. Namun demikian, sumber tersebut menolak untuk menguraikan lebih jauh mengenai rencana itu. Sumber yang akrab dengan produksi ini mengatakan, proyek ini adalah kali pertama Tinder terjun membuat platform online untuk konten video.

Serial multiepisode difilmkan di Mexico City pada akhir Agustus 2019 dan bercerita tentang sebuah hubungan, tetapi tidak terkait langsung dengan bisnis Tinder.

Langkah Tinder seharusnya tidak menjadi kejutan besar mengingat kepemilikannya. Perusahaan induk Match mayoritas dimiliki oleh IAC, didirikan oleh legenda Hollywood dan Ketua IAC Barry Diller.

Pada Oktober 2018, Tinder meluncurkan situs web gaya hidup bernama Swipe Life untuk menerbitkan konten asli termasuk artikel dan video tentang kencan dan hubungan.

Menawarkan konten asli adalah strategi yang semakin populer untuk sebagian besar industri berbasis teknologi dan ritel AS yang telah menarik jutaan pengguna setia. Contoh lain, sebutlah Walmart Inc yang bekerja sama dengan MGM untuk meningkatkan layanan video Walmart Vudu. Ada pula Costco Wholesale Corp yang juga mempertimbangkan rencana pembuatan video untuk membuat pelanggan tertarik.

Strategi ini berusaha untuk melibatkan pengguna ke tingkat yang lebih dalam bahkan ketika mereka tidak menggunakan layanan ini. Hal itu bisa membantu Match mempertahankan pelanggannya yang tumbuh pesat. Sahamnya telah meningkat lebih dari 75% tahun ini karena pelanggannya terus bertambah.

Belum jelas kapan seri pertama Tinder ini akan diluncurkan, atau bagaimana Match Group akan mempromosikannya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
konten video

Editor : Andhika Anggoro Wening
KOMENTAR


0   Komentar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top