Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Foto Lawas Perjalanan Rolling Stones Jadi Ikon Musik Dunia

Serangkaian foto hitam putih grup band Rolling Stones saat tengah menjalani tur konser pertama pada 1963 akan disajikan ke publik London Timur, Inggris.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 14 November 2019  |  08:26 WIB
 Brian Jones, Bill Wyman, Keith Richards dan Mick Jagger dari the Rolling Stones terlihat di studio rekaman De Lane Lea pada tahun 1963. Gambar-gambar langka Rolling Stones dari tahun 1963 akan dipajang di depan umum di London dari 18 November hingga 2 Desember 2019. - Reuters
Brian Jones, Bill Wyman, Keith Richards dan Mick Jagger dari the Rolling Stones terlihat di studio rekaman De Lane Lea pada tahun 1963. Gambar-gambar langka Rolling Stones dari tahun 1963 akan dipajang di depan umum di London dari 18 November hingga 2 Desember 2019. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Serangkaian foto hitam putih grup band Rolling Stones saat tengah menjalani tur konser pertama pada 1963 akan disajikan ke publik London Timur, Inggris. 

Dilansir dari Reuters, Rabu (13/11/2019), foto-foto itu diambil oleh fotografer Gus Coral di studio rekaman London dan ketika Rolling Stones sedang tampil dalam konser di Cardiff, Wales.

Uniknya, Coral menemukan foto-foto tersebut setelah 50 tahun tersimpan di bawah kasurnya. 

Penggemar Rolling Stones terlihat di lokasi yang tidak diketahui pada tahun 1963. Gambar langka Rolling Stones dari tahun 1963 akan dipajang di depan umum di London mulai 18 November hingga 2 Desember 2019./Reuters

 Dalam citra tersebut, terlihat awal mula Rolling Stones menapaki tangga karir. Perjalanan dari sebuah grup band sederhana, hingga menjelma sebagai ikon grup musik kelas dunia. 

Ada pula foto yang memperlihatkan para personel band mendapatkan uang untuk ongkos taksi dan gambar kerumunan kecil orang di tengah hujan sedang menunggu penampilan Rolling Stones.

Coral, yang saat mengambil gambar tersebut masih berusia 26 tahun, berpikir bahwa kelak band itu akan menjadi besar dan terkenal.

"Jelas, saya tidak tahu mereka akan bertahan selama bertahun-tahun dan menjadi istimewa, tetapi saya tahu mereka memang istimewa," ujarnya. 

Menurutnya, Rolling Stones merupakan satu-satunya band yang menemukan cara dan budaya baru untuk maju. Apalagi, saat itu, Inggris baru saja keluar dari Perang Dunia Kedua. 

Coral yang saat itu menyaksikan Mick Jagger, Keith Richards, Bill Wyman, Charlie Watts dan Brian Jones sebelum merekam lagu I Wanna Be Your Man di London, sangat dikejutkan oleh profesionalisme mereka.

"Mereka adalah pria serius yang melakukan pekerjaan serius dan menyelesaikan rekamannya," tuturnya.

The Rolling Stones terlihat di atas panggung di lokasi yang tidak diketahui pada tahun 1963. Gambar-gambar Rolling Stones yang langka dari tahun 1963 akan dipajang di depan umum di London mulai 18 November hingga 2 Desember 2019./Reuters

Bahkan, Coral dan beberapa temannya yang pergi ke Cardiff untuk merekam konser Rolling Stones diberikan akses tanpa batas.

“Kami pergi ke teater. Tidak, tidak ada pers, tidak ada orang dengan kamera lain, tidak ada lencana akses atau semacam itu. Saya memiliki kendali sepenuhnya secara gratis dan mereka sepenuhnya alami. Mereka tidak berpose atau mencari publisitas dalam bentuk apa pun," ujarnya. 

Rangkaian foto Coral rencananya akan dipajang dalam sebuah pameran bertajuk "Black & White Blues - Where it all Began" di The Curtain, London timur pada 18 November hingga 2 Desember 2019.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

musik rolling stones

Sumber : Reuters

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top