Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bimbingan Pranikah Pelajari Menentukan Jenis Kelamin Anak

Keinginan calon pasangan untuk bisa mendapatkan jenis kelamin anak kelak baik perempuan atau laki-laki bisa didapatkan saat bimbingan pranikah dalam program sertifikasi perkawinan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 22 November 2019  |  19:17 WIB
Hasto Wardoyo. - Harian Jogja/Desi Suryanto
Hasto Wardoyo. - Harian Jogja/Desi Suryanto

Bisnis.com, JAKARTA – Keinginan calon pasangan untuk bisa mendapatkan jenis kelamin anak kelak baik perempuan atau laki-laki bisa didapatkan saat bimbingan pranikah dalam program sertifikasi perkawinan.

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo mengatakan hal tersebut untuk menarik minat calon pasangan yang akan menikah agar bersedia mengikuti bimbingan pranikah untuk sertifikasi perkawinan.

"Kita akan mengemas semenarik mungkin supaya calon pengantin mau datang ke kursus pranikah," kata Hasto, Jumat (22/11/2019).

Hasto yang ditunjuk oleh Menko PMK untuk memimpin perumusan program sertifikasi perkawinan berjanji akan mengemas program pelatihan pranikah semenarik mungkin agar memunculkan minat masyarakat.

Sertifikasi perkawinan yang diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan hingga saat ini masih dalam pembahasan di bawah koordinasi kementerian koordinator tersebut.

Rencananya materi dalam bimbingan pranikah di sertifikasi perkawinan akan meliputi bidang kesehatan, pengasuhan anak, pendidikan agama, bidang keuangan, dan hukum dalam keluarga.

Sertifikasi perkawinan ini dimaksudkan untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul di masa mendatang.

Di bidang kesehatan, Hasto yang merupakan dokter spesialis kebidanan dan kandungan memberikan kisi-kisi materi apa saja yang akan diberikan pada bimbingan pranikah seperti imunisasi pranikah, perencanaan kehamilan, cara mengatasi mual muntah saat kehamilan, mengenali tanda bahaya kehamilan, cara merawat anak dalam 1.000 hari pertama kehidupan, dan lain-lain.

Hasto menjabarkan bahwa rendahnya kualitas SDM Indonesia pada sebagian penduduk dipengaruhi dari tidak berkualitasnya proses reproduksi masyarakat itu sendiri.

"Banyaknya gangguan kesehatan pada proses kehamilan berperan besar terhadap pembentukan SDM Indonesia," tambahnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bkkbn perkawinan

Sumber : Antara

Editor : Akhirul Anwar
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top