Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Alasan Coldplay Tidak Gelar Tur Album Terbaru

Grup band asal Inggris, Coldplay, diketahui tidak akan melakukan tur global untuk mempromosikan album terbarunya yang berjudul "Everyday Life".
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 22 November 2019  |  10:00 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Grup band asal Inggris, Coldplay, diketahui tidak akan melakukan tur global untuk mempromosikan album terbarunya yang berjudul "Everyday Life".

Dilansir dari Reuters, Kamis (21/11/2019), vokalis Chris Martin mengatakan bahwa alasan Coldplay tidak menggelar tur lantaran sedang mencari cara supaya pertunjukan mereka berkelanjutan dari segi lingkungan.

“Kami tidak sedang tur album. Kami mengambil waktu selama satu atau dua tahun ke depan untuk mencari tahu bagaimana tur kami (tidak hanya dapat) berkelanjutan, tetapi bagaimana hal itu dapat secara aktif menguntungkan," ujar Martin kepada penyiar BBC di Yordania.

Grup band yang dikenal dengan lagu-lagu, seperti Yellow, Paradise, dan Viva la Vida, ini akan merilis album kedelapan mereka pada hari Jumat. Peluncuran album itu bakal ditandai dengan dua pertunjukan Coldplay di Yordania.

"Mimpi kami adalah memiliki pertunjukan tanpa plastik sekali pakai, dan sebagian besar menggunakan tenaga surya," kata Martin melanjutkan.

Coldplay akan memainkan pertunjukan satu kali di Museum Sejarah Alam London pada hari Senin untuk mempromosikan album mereka. Adapun, semua hasil kinerja tersebut akan masuk ke badan amal lingkungan ClientEarth.

Di sisi lain, Coldplay terakhir kali melakukan tur global pada 2016-2017 ketika mempromosikan album "A Head Full of Dreams".

Selain Coldplay, beberapa artis musik lainnya juga telah membahas perubahan iklim melalui lirik atau mengumumkan rencana untuk meningkatkan kredensial, di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap kondisi lingkungan global saat ini.

Rockers The 1975, misalnya, bekerja sama dengan aktivis iklim Greta Thunberg untuk membuat sebuah lagu di album mendatang, yang akan membahas kegiatan Thunberg dalam mengampanyekan perubahan iklim.

Gareth Redmond-King, kepala Perubahan Iklim di kelompok konservasi WWF, dalam sebuah pernyataan, mengatakan bahwa kesadaran para seniman dunia untuk melindungi planet ini sangat luar biasa dan patut diapresiasi. 

“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk memimpin dengan memberi contoh dalam menghadapi krisis iklim dan alam ini. Tidak melakukan apa-apa bukan pilihan, jika kita ingin melestarikan planet ini untuk generasi mendatang," tuturnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

coldplay
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top