Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Aliya Rajasa Sebut Wajar SBY Curahkan Isi Hatinya Lewat Puisi 'Aku di Sini'

Aliya Rajasa, menantu mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono dari Edhie Baskoro Yudhoyono mengungkap latar belakang terciptanya puisi Aku di Sini yang diunggah mertuanya tersebut di akun media sosial Instagram almarhum Ani Yudhoyono.
Ria Theresia Situmorang
Ria Theresia Situmorang - Bisnis.com 19 Desember 2019  |  07:56 WIB
Aliya Rajasa saat ditemui di kawasan Pacific Place, Jakarta Selatan pada Rabu (18/12/2019) - Bisnis.com - Ria Theresia Situmorang
Aliya Rajasa saat ditemui di kawasan Pacific Place, Jakarta Selatan pada Rabu (18/12/2019) - Bisnis.com - Ria Theresia Situmorang
Bisnis.com, JAKARTA - Aliya Rajasa, menantu mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY_ dari Edhie Baskoro Yudhoyono, mengungkap latar belakang terciptanya puisi Aku di Sini yang diunggah mertuanya di akun media sosial Instagram almarhum Ani Yudhoyono
 
Aliya bercerita puisi adalah bagian dari terapi sosok yang akrab dipanggilnya pepo tersebut untuk mengurangi rasa sakit akibat ditinggal sang istri. 
 
"Puisi itu indah sekali ya, Pepo (SBY) mengeluarkan isi hatinya. Kalau misalnya kita kaitkan betul itu sebenernya menjawab "aku di sini aku tak pernah pergi, aku selalu di sisimu" (isi puisi), dan itu juga bagian dari doa kami yakini bahwa Memo (Ani Yudhoyono) ada dan beda dunia," ujar Aliya saat ditemui di Pacific Place pada Rabu (18/12/2019). 
 
Aliya merasa wajar jika mertuanya mencurahkan hatinya dengan berpuisi, karena tak baik memendam kesedihan hanya di dalam hati. Ia pun mengapresiasi usaha SBY dalam melewati masa-masa terberat dalam hidupnya melalui media seni. 
 
"Jadi, itu tergantung hobi, minat dan bakat, dan kebetulan Pepo hobinya untuk menuliskan kata-jata puitis, dan juga menyanyikan lagu, jadi ini bagian dari terapi. Ya, apapun emang bisa dirasa baik harus dijalani," terang Aliya.
 
Ibu dari tiga anak ini pun melanjutkan, proses pembuatan puisi Aku di Sini memakan waktu hanya satu hari dengan latar belakang foto yang dipotret sendiri oleh mendiang mertuanya tersebut.
 
"Itu cepat kok, sehari. Sudah jadi dibacain ke kita. Bapak memang punya bakat yang luar biasa di bidang seni, ya. Jadi untuk menuliskan hal-hal puitis tuh mudah sekali, makanya kita bilang itu bagian dari terapi juga untuk menenangkan isi hatinya," ujar Aliya.  
 
"Semua juga selalu menemani gitu. Sekarang Sakti (anak kedua Aliya) juga sudah mulai tidur sama Pepo. Kita semua bergantian untuk selalu menemani, dan biar Bapak ngga sendiri, karena kita ingin menjaga Pepo tetap sehat," sambungnya.
 
Aliya pun menuturkan ia dan keluarga masih menjalankan rutinitas mengunjungi makam Ani Yudhoyono setiap hari Jumat, demi untuk mendoakan almarhumah yang menurutnya hubungannya tak akan pernah putus. 
 
"Ya kita emang ada waktu, karena kecarian juga kangen pengen ke makam. Kita memang meluangkan waktu seminggu pasti ke makam. Kadang-kadang juga anak saya mimpi, kerasa sih masih ada hubungan dengan Memo walaupun kita beda dunia, kita masih disatukan oleh doa," pungkasnya. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sby ani yudhoyono
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top