Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dewi Irawan Punya Firasat Ade Irawan Meninggal

Aktris senior Dewi Irawan menceritakan jika kondisi ibunya, Ade Irawan mulai menurun sejak sang adik, Ria Irawan meninggal pada 6 Januari lalu.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 18 Januari 2020  |  13:05 WIB
Suasana di rumah duka Ade Irawan di Lebak Bulus, Jumat (17/1/2020). - Antara
Suasana di rumah duka Ade Irawan di Lebak Bulus, Jumat (17/1/2020). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Aktris senior Dewi Irawan menceritakan jika kondisi ibunya, Ade Irawan mulai menurun sejak sang adik, Ria Irawan meninggal pada 6 Januari lalu.

"Sejak Ria enggak ada, memang mengalami kemunduran. Dan waktu tujuh harian Ria, itu saya melihat ibu saya selalu bilang udah puas lihat Ria," kata Dewi usai pemakaman aktris senior Ade Irawan di TPU Tanah Kusir, Jakarta, Sabtu (18/1/2020).

Pemain film "Imperfect" itu mengaku sudah memiliki firasat, jika ibunya akan pergi, apalagi sebelum meninggal, Ade sudah tiga kali dilarikan ke Unit Gawat Darurat (UGD).

"Saya lihat, saya bilang sama anak saya sama adik saya Atri, kalau begini hitungannya enggak sampai 40 harian Ria, ibu saya nyusul," ujar Dewi.

"Kemarin jadi Ria dan ibu selang-seling masuk UGD Saya antar Ria UGD tiga kali, ibu saya tiga kali. Ibu saya bilang 'Udah ditunggu sama Ria. Ria bilang jangan kelamaan Ibu. Saya bilang, 'dia udah tenang'. Makanya dia sudah capek," lanjutnya.

Bagi Dewi, ibunya adalah sosok pekerja keras. Dia bekerja tanpa mengenal lelah demi menghidupi kelima anaknya.

"Ibu saya semenjak ayah enggak ada, dia jadi single parent bekerja keras dan enggak malu untuk minta peran ke produser karena dia tahu untuk cari uang untuk besarkan anak-anak," jelas Dewi.

"Kalau bisa dia pulang syuting pagi ketemu pagi, enggak pernah ngeluh malah dia nikmatin. Malah dia cerita, kemarin ibu syuting bahagia terus," lanjutnya.


 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rumah sakit aktris

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top