Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pindah ke Kanada, Pangeran Harry Peringatkan Soal Privasi kepada Paparazzi

Pangeran Harry dan istrinya Meghan Markle mengeluarkan peringatan atas foto yang diambil oleh paparazzi setelah keduanya mengundurkan diri dari tugas kerajaan untuk memulai kehidupan baru di Kanada.
Reni Lestari
Reni Lestari - Bisnis.com 22 Januari 2020  |  16:39 WIB
sumber: Reuters
sumber: Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Pangeran Harry dan istrinya Meghan Markle mengeluarkan peringatan atas foto yang diambil oleh paparazzi setelah keduanya mengundurkan diri dari tugas kerajaan untuk memulai kehidupan baru di Kanada.

Peringatan itu muncul setelah media menerbitkan gambar Meghan berjalan-jalan di sebuah taman di Kanada. Foto-foto tersebut digunakan oleh beberapa media, termasuk di halaman depan the Sun, surat kabar harian terlaris Inggris.

"Tim hukum telah mengeluarkan pemberitahuan kepada pers Inggris, TV dan agen foto, mengenai penggunaan foto-foto agen paparazzi," kata sumber kerajaan itu, merujuk pada pasangan itu dengan gelar mereka sebagai Duke dan Duchess of Sussex, dilansir Reuters, Rabu (22/1/2020).

Harry mengatakan tahun lalu dia merasa istrinya telah menghadapi penindasan dari beberapa tabloid seperti juga dialami oleh ibunya, Princess Diana yang meninggal dalam kecelakaan mobil pada 1997 ketika mencoba melarikan diri dari paparazzi.

Pasangan itu sebelumnya telah menerima permintaan maaf dari kantor berita pada tahun lalu setelah fotografer mengambil foto udara rumah mereka di Cotswolds, Inggris selatan, yang kemudian memaksa keduanya untuk pindah.

Sebelumnya pada hari Selasa, 21 Januari 2020, sebuah foto menunjukkan Harry tiba di Vancouver, Kanada, beberapa hari setelah membuat kesepakatan dengan Ratu Elizabeth dan bangsawan senior lainnya.

Istana Buckingham menegaskan bahwa Harry dan Meghan tidak akan lagi menjadi anggota keluarga kerajaan yang bekerja. Mereka tidak akan menggunakan gelar "Yang Mulia" dan akan membayar hidup mereka sendiri. Keputusan itu juga membebaskan mereka untuk merancang masa depan baru di Kanada dan Amerika Serikat.

Harry telah mengakui bahwa dia tidak ingin sepenuhnya mundur dari kehidupan kerajaannya dan penunjukan militernya, tetapi mengatakan tidak ada pilihan lain.

"Ini membuat saya sangat sedih bahwa ini terjadi," katanya.

Sementara itu, Meghan kembali ke Kanada pada 10 Januari 2020 dan bertemu kembali dengan bayi laki-lakinya, Archie, dan Harry terbang pada Senin malam untuk bergabung dengannya.

Duke dan Duchess of Sussex, gelar resmi pasangan itu yang akan terus mereka gunakan, menghabiskan enam minggu di Kanada pada akhir tahun lalu sebelum kembali ke Inggris.

Secara terbuka pada awal bulan ini bahwa mereka mengumumkan menginginkan lebih banyak kemerdekaan. Menurut sumber kerajaan, keputusan itu membuat bangsawan senior lainnya merasa kecewa.

Pengaturan baru, yang disetujui setelah pertemuan puncak yang diadakan oleh sang ratu di perkebunan Sandringham di Inggris timur dan dihadiri oleh ayah Harry, Pangeran Charles dan kakak lelaki Pangeran William, akan mulai berlaku musim semi ini.

Harry diperkirakan akan melakukan beberapa perjanjian resmi sebelum itu, meskipun tidak jelas apakah Meghan akan terlibat. Dia digambarkan di surat kabar Sun tengah berjalan dengan anjing-anjingnya di sebuah taman di Vancouver.

Dalam kehidupan baru mereka, pasangan itu tidak akan lagi menerima uang publik dan akan membayar biaya perbaikan rumah Inggris mereka di Windsor, yang angka resmi menunjukkan sebesar 2,4 juta pound (US$ 3 juta).

Namun rincian tertentu, seperti apakah pasangan itu dapat terus menggunakan gelar Bangsawan Sussex untuk situs web mereka dan branding serta pengaturan keamanan masa depan mereka, belum diselesaikan atau diumumkan kepada publik.

Ditanya tentang siapa yang akan membayar perlindungan mereka, menteri kehakiman Inggris Robert Buckland mengatakan ada masalah tentang bagaimana uang publik dibelanjakan.

"Jelas sudah ada pengaturan yang dibuat tentang bagaimana keluarga itu akan hidup dan bagaimana mereka akan bisa mendapatkan penghasilan pribadi tetapi jelas harus ada garis penggambaran," katanya.

"Saya pikir kita semua ingin keluarga seperti itu aman, tetapi pada saat yang sama saya pikir apa yang benar-benar perlu terjadi adalah mereka perlu memahami bagaimana gaya hidup mereka untuk beradaptasi dan apa kebutuhan mereka."

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau bahwa pembicaraan tentang biaya keamanan pasangan itu terus berlanjut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pangeran harry
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top