Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Lokasi Kecelakaan Kobe Bryant Mulai Diselidiki

Penyelidikan kecelakaan helikopter yang ditumpangi mantan pebasket NBA Kobe Bryant, putrinya Gianna, dan tujuh orang lainnya mulai dilakukan oleh ahli penerbangan federal.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 29 Januari 2020  |  05:10 WIB
Lokasi Kecelakaan Kobe Bryant Mulai Diselidiki
Kobe Bryant - ccnmedialife.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Penyelidikan kecelakaan helikopter yang ditumpangi mantan pebasket NBA Kobe Bryant, putrinya Gianna, dan tujuh orang lainnya mulai dilakukan oleh ahli penerbangan federal.

Tim beranggotakan 18 orang dari National Transportation Safety Board (NTSB), dibantu spesialis forensik FBI, mulai memetakan lokasi puing-puing yang tersebar di sisi bukit menggunakan drone pada Selasa (28/1/2020) WIB.

Dilansir dari Reuters, penyelidik Los Angeles yang juga bekerja sebagai inspektur NTSB mengatakan bahwa telah menemukan tiga mayat dari lokasi kecelakaan dan sedang mencari sisa korban lainnya. 

Berdasarkan hasil penyelidikan, kondisi cuaca berawan, kabut, dan jarak pandang terbatas menjadi perhatian khusus dari para penyelidik.

Anggota dewan NTSB Jennifer Homendy pun mengimbau kepada publik untuk menampilkan foto atau apa pun yang dapat membantu mendokumentasikan kondisi cuaca setempat saat kecelakaan terjadi.

"Cuaca hanya menjadi salah satu faktor," ujar Homendy.

Helikopter Sikorsky S-76 milik Kobe Bryant mengalami kecelakaan tragis di Calabasas, Los Angeles, Amerika Serikat, sekitar pukul 10 pagi pada Minggu (26/1/2020) waktu setempat. Di dalamnya terdapat sembilan orang penumpang, termasuk Bryant dan putrinya Gianna Maria-Onore Bryant (13).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kobe bryant
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top