Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Perempuan Tanah Jahanam Tayang di Sundance Film Festival 2020

Film Perempuan Tanah Jahanam atau berjudul internasional Impetigore yang sukses di box office dan dipuji kritikus tayang secara internasional dan Amerika Serikat di Sundance Film Festival 2020.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 29 Januari 2020  |  06:22 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Film Perempuan Tanah Jahanam atau berjudul internasional Impetigore yang sukses di box office dan dipuji kritikus tayang secara internasional dan Amerika Serikat di Sundance Film Festival 2020.

Film horor thriller yang disutradarai dan ditulis skenarionya oleh Joko Anwar ini dijadwalkan untuk tayang lima kali. Di mana, Impetigore menjadi satu-satunya film Asia yang diputar di program ini dan satu dari dua film produksi Asia yang diputar di festival secara keseluruhan.

Joko Anwar beserta pemeran utama Tara Basro, Marissa Anita, dan Christine Hakim bersama produser Shanty Harmayn, Tanya Yuson, Tia Hasibuan telah menginjakkan kaki di sana, Minggu pagi waktu Indonesia.

Sesampainya disana seluruh tim mendapatkan kabar bahwa tiket pemutaran perdana sudah sold out dan banyak yang sudah mengantri untuk mendapatkan tiket. Film Perempuan Tanah Jahanam tayang lima kali yaitu pada 26 Januari, 28 Januari, 29 Januari, 31 Januari, dan 1 Februari.

Dua blog pop culture Amerika Serikat turut memasukkan Perempuan Tanah Jahanam sebagai film yang wajib ditonton. Dalam artikel berjudul Our 8 Most Anticipated Movies At Sundance 2020 Kyle Anderson dari website Nerdist.com menulis, bahwa film ini terdengar seperti jawaban Indonesia terhadap film ‘Hereditary’ dan hal itu bukan hal yang buruk sama sekali.

Selain itu, Rob Hunter dari filmschoolrejects.com turut memasukkan Perempuan Tanah Jahanam dalam artikel The Movies We Can’t Wait to Watch at Sundance 2020. Menurutnya, Horor Indonesia menawarkan dunia sihir, iblis, dan legenda hantu yang sebelumnya merupakan entitas yang tidak dikenal di luar perbatasan mereka.

“Serta yang terbaru dari penulis/sutradara Joko Anwar akan memperkenalkan orang Barat pada lebih banyak lagi hal-hal yang menimbulkan masalah di malam hari,” tulisnya.

Sundance Film Festival 2020 berlangsung dari tanggal 23 Januari - 2 Februari 2019 di Park City,Utah, Amerika Serikat. Sundance Film Festival adalah satu dari lima festival film paling bergengsi dan terbesar di dunia selain Cannes Film Festival, Venice Film Festival, Berlin Film Festival, serta Toronto International Film Festival.

Sebagai informasi, Festival ini sempat diketuai oleh Robert Redford untuk mempromosikan film-film independen dan bersuara unik. Film-film yang dianggap klasik dan mendapatkan nominasi Oscar sering dimulai dari festival ini. Film seperti Reservoir Dogs (Quentin Tarantino), Sex, Lies and Videotape (Steven Soderbergh), Get Out (Jordan Peele), sampai Whiplash (Damien Chazelle) diputar di Sundance Film Festival sebelum mendapatkan pengakuan dunia.

Setelah melakukan premier di Sundance Film Festival, Perempuan Tanah Jahanam akan bertandang ke Eropa, tepatnya ke International Film Festival Rotterdam (Belanda) dan Göteborg Film Festival (Swedia).
Diputarnya film ini di festival film dunia menunjukkan konsistensi Joko Anwar sebagai salah satu sutradara terbaik di Indonesia yang karyanya selalu diputar di festival-festival film besar dunia. Program Midnight di mana perempuan tanah jahanam diputar dianggap sebagai program bergengsi.

Sebelumnya film-film horor terbaik seperti Hereditary dan the Babadook diputar di program ini dan mendapat sambutan meriah. Kemudian, perempuan tanah jahanam akan bersanding dengan film terbaru dari David Bruckner (sutradara The Ritual) dan Justin Simien (sutradara Dear White People).

Film impetigore dibintangi oleh Tara Basro, Marissa Anita, Ario Bayu, Christine Hakim, Asmara Abigail, Kiki Narendra, Tengku Rifnu, Zidni Hakim, Faradina Mufti, Abdurahman Arif, Mian Tiara, Eka Nusa Pertiwi, Aghniny Haque, Arswendy Bening Swara, Ramadhan Al Rasyid, dan Ical Tanjung.

Bercerita tentang Maya (Tara Basro), seorang penjaga tiket tol yang sedang sial. Suatu malam ketika bekerja, ia mendadak diserang orang tak dikenal. Tak pernah beruntung di kota, Maya dan sahabatnya bernama Dini (Marissa Anita) pergi ke desa asal Maya karena Maya mendapat petunjuk bahwa keluarganya kaya dan meninggalkannya warisan yang banyak.

Setibanya di desa itu, Maya mulai dihantui beberapa sosok anak yang sudah meninggal. Tapi masalah hidupnya bukan cuma dihantui setan, tapi seluruh penduduk desa itu pun ternyata mengincarnya untuk suatu rencana yang mengerikan.

IMPETIGORE merupakan produksi dari Base Entertainment bekerjasama dengan Hollywood (Ivanhoe Pictures), Indonesia (Rapi Films dan Logika Fantasi), dan Korea Selatan (CJ Entertainment) yang menggabungkan kekuatan bercerita dari tiga negara yang dibintangi oleh para aktor ternama Indonesia dan juga para pendatang baru yang bertalenta luar biasa.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

film indonesia
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top