Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Simak, Risiko Olahraga Saat Hamil

Tujuan olahraga bagi ibu hamil bukan lah mencari keringat atau kurus. Namun, tujuan olahraga yang dilakukan oleh ibu hamil untuk seperti menguatkan otot-otot panggul, belakang, perut, dan sebagainya.
Yudi Supriyanto
Yudi Supriyanto - Bisnis.com 12 Februari 2020  |  18:58 WIB
Ibu hamil - Antara
Ibu hamil - Antara

Bisnis.com, JAKARTA — Olahraga merupakan kegiatan baik bagi semua orang, termasuk bagi para ibu yang tengah mengandung. Namun, para ibu hamil juga perlu memilih olahraga yang aman bagi kehamilannya.

Aesthetic Gynaecologist Dinda Derdameisya mengungkapkan usia kehamilan yang dianjurkan untuk ibu hamil dapat berolahraga adalah sekitar 13 minggu. Olahraga-olahraga yang dapat dilakukan merupakan olahraga yang aman.

“Bukan kompetisi seperti basket, voli, di daerah yang licin, bukan olahraga yang lompat,” kata Dinda kepada Bisnis baru-baru ini.

Dia menjelaskan tujuan olahraga bagi ibu hamil bukan lah mencari keringat atau agar badan menjadi lebih kurus. Namun, tujuan olahraga yang dilakukan oleh ibu hamil untuk seperti menguatkan otot-otot panggul, belakang, perut, dan sebagainya.

Dengan begitu, lanjutnya ibu hamil dapat lebih fit dalam menjalankan kehamilan selama 9 bulan. Kemudian, tidak mudah lelah, dan sebagainya.

Bagi yang terbiasa berolahraga di gym, dia menuturkan ibu hamil bisa tetap melakukan aktivitasnya karena sudah tahu yang dapat dan tidak dilakukan ketika beraktivitas di gym. “Sebenarnya boleh saja. Kalau orang sudah terbiasa gym, [maka] dia sudah tahu,” katanya.

Dia mengingatkan yang tidak boleh dilakukan adalah ibu hamil yang tidak biasa olahraga di gym kemudian mulai berolahraga di gym ketika hamil. Jalan juga dapat dilakukan oleh para wanita yang sedang hamil, tetapi jalan yang dilakukan bukan jalan cepat.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hamil
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top