Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Studi China: Virus Corona Baru Bisa Menular Seperti Influenza

Tidak seperti betacoronavirus penyebab SARS yang menyebabkan infeksi jauh di saluran pernapasan bawah, Covid-19 nampaknya juga menginfeksi saluran pernapasan bagian atas dan bawah.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 20 Februari 2020  |  13:30 WIB
PT Angkasa Pura I (Persero) cabang Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan menggelar simulasi penanganan wabah Virus Corona. - JIBI/Jaffry Prabu Prakoso
PT Angkasa Pura I (Persero) cabang Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan menggelar simulasi penanganan wabah Virus Corona. - JIBI/Jaffry Prabu Prakoso

Bisnis.com, JAKARTA - Para ilmuwan di China menduga bahwa virus corona atau coronavirus baru atau Covid-19 dapat menular dengan mudah seperti influenza.

Dalam studi yang diterbitkan di New England Journal of Medicine, dilansir dari Channel News Asia, Kamis (20/2/2020), menunjukkan bukti baru bahwa Covid-19 ini berbeda dengan coronavirus serupa lainnya.

Tidak seperti betacoronavirus penyebab SARS yang menyebabkan infeksi jauh di saluran pernapasan bawah, Covid-19 nampaknya juga menginfeksi saluran pernapasan bagian atas dan bawah. Hal tersebut membuat Covid-19 tidak hanya mampu menyebabkan pneumonia berat, tetapi juga dapat menyebar dengan mudah seperti flu biasa.

Para peneliti di Provinsi Guangdong memantau jumlah coronavirus pada 18 pasien Covid-19. Salah satunya memiliki tingkat virus moderat di hidung dan tenggorokannya, padahal dia tidak memiliki gejala infeksi.

Di antara 17 pasien lainnya yang memiliki gejala, tim peneliti menemukan kadar virus meningkat segera setelah gejala pertama kali muncul, dengan jumlah virus di hidung lebih tinggi dibandingkan dengan yang berada di tenggorokan. Pola ini lebih mirip dengan influenza daripada SARS.

Tingkat virus pada pasien tanpa gejala mirip dengan apa yang ada pada pasien dengan gejala, seperti demam.

Para peneliti mengatakan temuan mereka menambah laporan bahwa virus dapat ditularkan pada awal perjalanan infeksi dan menyarankan bahwa pengendalian virus akan memerlukan pendekatan yang berbeda dengan penanganan SARS, yang terutama melibatkan pengendalian penyebarannya di pengaturan rumah sakit.

Sementara itu, seorang imunolog di Scripps Research di La Jolla, Kristian Andersen, mengatakan temuan peneliti China tersebut menambah bukti bahwa virus baru ini, meskipun secara genetis serupa, tidak berperilaku seperti SARS.

"Virus ini jelas jauh lebih mampu menyebar di antara manusia daripada novel coronavirus lain yang pernah kita lihat. Ini lebih mirip dengan penyebaran flu," kata Andersen.

Mengutip Bloomberg, kasus Covid-19 terkonfirmasi hingga saat ini telah mencapai 74.576 orang. Sedangkan korban jiwa akibat infeksi virus naik menjadi 2.118 orang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

influenza virus corona
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top