Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Lukisan 'Pertempuran Ganga dan Yamuna' karya MF Husain dilelang US$2,6 juta

Modi adalah penjual perhiasaan ternama di India yang sekarang sedang berjuang untuk proses ekstradisi dari penjara London.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 24 Februari 2020  |  11:34 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Lukisan 'Pertempuran Ganga dan Yamuna' (Battle of Ganga and Jamuna) menjadi item utama pada proses lelang yang berlangsung di Mumbai, India, pada Jumat (21/2).

Dilansir melalui Bloomberg, lelang ini merupakan langkah kantor penyelidikan penipuan di India untuk mengembalikan uang sebanyak 500 juta rupee atau senilai US$7 juta dengan menjual koleksi lukisan, jam tangan, tas tangan hingga mobil yang disita dari Nirav Modi.

Modi adalah penjual perhiasaan ternama di India yang sekarang sedang berjuang untuk proses ekstradisi dari penjara London.

Pria yang dituduh telah mengatur penipuan bank terbesar di India itu pernah mendaftarkan harta miliknya yang paling berharga, di antaranya sebuah lukisan MF Husain yang menggambarkan pergumulan antara nilai benar dan salah dalam jiwa manusia.

Jika diptych, atau bagian dari rangkaian lukisan bercerita ini terjual dengan harga permintaan tertinggi, sebesar US$2,6 juta, maka itu akan menjadi rekor lelang tertinggi untuk Husain.

"Karena karya seni ini berada di rumah Nirav Modi, lukisan tersebut sudah ditunjuk sebagai salah satu item terbaik dan karena lelang dilakukan oleh pemerintah India, ada keseriusan pada proses ini." kata Dinesh Vazirani, pendiri rumah lelang Saffronart, yang menangani penjualan, seperti dikutip melalui Bloomberg, Senin (24/2).

Menurut Vazirani, tuduhan penipuan diperkirakan tidak akan mempengaruhi nilai karya seni yang akan dilelang.

Barang-barang lain yang dijual termasuk 'Boy with Lemon,' sebuah lukisan tahun 1935 karya Amrita Sher-Gil, dengan kisaran harga US$1,7 juta hingga US$2,8 juta serta karya tanpa judul oleh VS Gaitonde yang dapat laku sebesar US$1 juta hingga US$1,3 juta.

Dia juga berharap dapat menarik perhatian audiens baru di pasar lelang India dengan tas Hermes Kelly Blue Atoll (US$5.715-US$8.575) atau tas dari bahan kulit anak sapi merek Chanel (US$3.575-US$5.000).

Barang berharga lainnya, di samping lukisan Husain, adalah arloji Jaeger-LeCoultre Reverso Gyrotourbillion 2 dan Patek Philippe Nautilus berhiaskan berlian dan ruby, keduanya dapat ditawar dengan harga masing-masing US$100.000.

Saffronart dipilih melalui proses tender yang kompetitif, dan akan menarik komisi 12% dari harga jual, lebih rendah dari premi pembeli 20% yang biasanya dikenakan biaya untuk lelang yang tidak ditugaskan pemerintah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lukisan
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top