Bijakkah Bayar Dana Pendidikan dengan Utang?

Mempersiapkan dana pendidikan sejak anak lahir adalah hal yang sangat bijak. Daripada berhutang, lebih baik menabung dan menyimpan pada produk investasi sedini mungkin.
Syaiful Millah
Syaiful Millah - Bisnis.com 24 Februari 2020  |  12:57 WIB
Bijakkah Bayar Dana Pendidikan dengan Utang?
Kampus - boldsky.com

Bisnis.com, JAKARTA – Tahun ajaran baru bidang pendidikan tinggal beberapa bulan lagi. Berbagai persiapan perlu dilakukan sedini mungkin, termasuk urusan keuangan karena membutuhkan dana yang tidak sedikit.

Terlebih, tahun ini periode puasa Ramadan dan lebaran Idul Fitri jatuh pada April-Mei, disusul kemudian tahun ajaran baru pendidikan sekitar Juni-Juli. Waktunya berdekatan dan pengeluaran keduanya tidak bisa dibilang sedikit.

CEO and Founder Finansialku Melvin Mumpuni mengatakan bahwa kedua hal ini memang merupakan pos pengeluaran tahunan yang jumlahnya besar. Untuk itu, harus disiapkan sedemikian rupa agar tidak membebani arus kas.

Menurutnya, pengeluaran untuk dana pendidikan tidak sebaiknya ditutup dengan utang. Hal ini dikarenakan dana pendidikan memiliki jangka waktu yang panjang dan bersifat berkelanjutan sehingga akan sangat membebani arus keuangan.

“Menurut saya, sangat tidak bijak berhutang untuk dana pendidikan. Lebih baik dipersiapkan jauh-jauh hari supaya bisa dicicil, jadi tidak menyiapkan dana besar dalam waktu dekat,” katanya kepada Bisnis.

Dia juga menyarankan masyarakat untuk menginvestasikan dana yang dimilikinya ke instrumen-instrumen investasi yang sesuai, mengingat masih ada beberapa bulan lagi yang bisa dimaksimalkan dari sekarang.

Adapun, Melvin menyebut bahwa utang seharusnya hanya dipakai untuk pinjaman yang bersifat produktif atau yang bisa menghasilkan pemasukan seperti pinjaman bisnis.

Keperluan lain yang menurutnya bisa dipenuhi dengan berhutang adalah pengeluaran yang besar tetapi bersifat penting seperti dana untuk membeli rumah, “Untuk rumah, nyicil itu bisa juga misalnya dengan Kredit pemilikan rumah (KPR),” tandasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pendidikan, anak, dana pendidikan

Editor : Novita Sari Simamora
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top