Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Harga Eceran Hand Sanitizer di Pasar Pramuka Melonjak Tajam

Harga eceran "hand sanitizer" atau cairan pembersih tangan di kalangan pedagang Pasar Pramuka, Matraman, Jakarta Timur, melonjak hingga 100 persen imbas wabah corona (Covid-19).
Newswire
Newswire - Bisnis.com 02 Maret 2020  |  20:05 WIB
Harga Eceran Hand Sanitizer di Pasar Pramuka Melonjak Tajam
Hand sanitizer - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Harga eceran "hand sanitizer" atau cairan pembersih tangan di kalangan pedagang Pasar Pramuka, Matraman, Jakarta Timur, melonjak hingga 100 persen imbas wabah corona (Covid-19).

"Sanitizer ukuran 500 ml Rp135 ribu dari harga normal Rp70 ribu hingga Rp80 ribu per kemasan," kata pedagang Pasar Pramuka, Ikhsan (31) di Jakarta, Senin (2/3/2020).

Kenaikan harga sanitizer jenis "aseptic gel" itu terjadi beberapa saat setelah Pemerintah Indonesia mengumumkan dua warga Depok, Jawa Barat, positif tertular virus corona pada Senin (2/3) siang.

Ikhsan mengatakan, kenaikan harga sanitizer kali ini masih lebih murah bila dibandingkan harga sepekan lalu yang mencapai Rp170 ribu hingga Rp180 ribu per kemasan.

"Sebab permintaan konsumen lebih banyak saat berita wabah corona di Wuhan merebak, tapi sepekan terakhir mulai berkurang sehingga harga turun," katanya.

Sementara sanitizer kemasan 55 ml jenis "Antis" hari ini dijual seharga Rp30 ribu per kemasan atau lebih mahal dari harga normal sekitar Rp18 ribu per kemasan.

Meski mengalami kenaikan harga, namun kalangan konsumen mengaku tidak keberatan dengan harga yang dipatok sejumlah pedagang Pasar Parmuka.

"Sekarang coba aja cari di minimarket-minimarket terdekat, kalau nemu jago," kata salah satu konsumen sanitizer, Okto (27).

Warga Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur itu telah berkeliling ke delapan minimarket di Jakarta Timur, namun stok kosong.

"Makanya saya datang ke Pasar Pramuka, ternyata stoknya masih ada, walaupun harganya mahal, tapi gak apa-apa yang penting aman dulu," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona

Sumber : Antara

Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top