Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Cara Mencegah Kanker Lambung yang Diderita Dokter Naek Tobing

Penulis buku Seks Pranikah, Seks Extramarital, dan Membangun Keharmonisan Suami-Istri itu meninggal akibat kanker lambung stadium empat yang sudah diidapnya.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 07 April 2020  |  12:06 WIB
dr. Naek L. Tobing. / Antara
dr. Naek L. Tobing. / Antara

Bisnis.com, JAKARTA -  Seksolog sekaligus psikiater Naek L. Tobing meninggal dunia dalam usia 79 tahun pada Senin (6/4/2020), di Rumah Sakit Pusat Pertamina Jakarta.

Penulis buku Seks Pranikah, Seks Extramarital, dan Membangun Keharmonisan Suami-Istri itu meninggal akibat kanker lambung stadium empat yang sudah diidapnya.

Humas Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia Halik Malik mengatakan Naek pun sempat mendapat perawatan di Rumah Sakit Pusat Pertamina sejak 29 Maret 2020 lalu terdiagnosis positif virus corona SARS-CoV-2 pada sepekan terakhir.

Kanker lambung merupakan masalah kesehatan yang banyak menimpa masyarakat. Apabila tidak diobati dengan segera, penyakit ini bisa menimbulkan kerusakan organ hingga merenggut nyawa.

Berikut pencegahan kanker lambung dilansir situs WebMD dan Mayo Clinic:

Mengobati infeksi lambung

Bagi Anda yang mengalami infeksi pada organ lambung, sangat disarankan untuk segera diobati. Sebab, infeksi yang paling sering muncul pada lambung (H. pylori) bisa meningkatkan risiko kanker. Obat yang paling manjur untuk infeksi lambung umumnya berupa antibiotik. Namun penggunaannya tetap harus sesuai dengan anjuran dokter.

Mengonsumsi makanan yang sehat

Anda diimbau untuk mengkonsumsi makan yang sehat. Salah satunya dengan tidak melupakan sayur dan buah dalam setiap hidangan. Sebab makanan tinggi serat dan vitamin tersebut dipercaya bisa menurunkan risiko kanker.

Hindari pula makanan yang sangat asin seperti hot dog, daging olahan, atau keju asap. Jaga berat badan Anda pada tingkat yang sehat juga. Sebab kelebihan berat badan atau obesitas juga dapat meningkatkan risiko kanker.

 Berhenti merokok

Berhenti merokok juga wajib dilakukan untuk melindungi Anda dari risiko kanker lambung. Memang utamanya, menghisap tembakau bisa meningkatkan kemungkinan Anda menderita kanker paru. Namun berbagai penelitian telah membuktikan bahwa lebih dari 10 jenis kanker termasuk lambung bisa diidap karena rokok.

 Memperhatikan konsumsi aspirin dan NSAID

Umumnya, pasien dengan masalah jantung dan sendi akan mengkonsumsi aspirin dan NSAID secara rutin. NSAID adalah obat non-steroid anti-inflamasi yang umum digunakan untuk mengobati gangguan muskuloskeletal

Kedua obat itu bisa meningkatkan risiko Anda terjangkit kanker lambung. Oleh sebab itu, konsultasikan dengan dokter untuk mendapat jalan keluar pengobatan yang lebih baik dan tidak berisiko.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kanker ikatan dokter indonesia

Sumber : Tempo.Co

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top