Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Cek Fakta: Apakah Masker Medis yang Disterilkan Bisa Digunakan Lagi?

Beredar di media sosial bahwa masker sekali pakai harus disetrika atau dipanaskan di rice cooker kalau mau dipakai kembali. Apakah hal tersebut benar?
Krizia Putri Kinanti
Krizia Putri Kinanti - Bisnis.com 22 April 2020  |  13:23 WIB
Seorang perempuan mengenakan masker berjalan melewati papan petunjuk yang memandu orang ke pintu masuk stasiun penguji korona di sebuah rumah sakit di Berlin, Jerman. - Bloomberg
Seorang perempuan mengenakan masker berjalan melewati papan petunjuk yang memandu orang ke pintu masuk stasiun penguji korona di sebuah rumah sakit di Berlin, Jerman. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA -- Masih di tengah pandemi virus corona, berita palsu dan hoax masih saja bertebaran dimana-mana, kali ini adalah pesan berantai tentang penggunaan masker sekali pakai yang bisa digunakan kembali asal dilakukan sterilisasi mandiri di rumah. Apakah benar?

Rosa Vivien Ratnawati Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutananan (KLHK) mengatakan bahwa viralnya beberapa hal terkait Alat Perlindungan Diri (APD) membuat kebingungan banyak pihak, ia menyarankan masyarakat agar tidak menelan mentah-mentah informasi tersebut.

“Banyak viral atau hoax seperti masker sekali pakai harus disetrika atau dipanaskan di rice cooker kalau mau dipakai kembali. Saran saya, kalau memang barangnya sekali pakai harus juga digunakan sekali saja,” katanya dalam Webinar Penanganan Sampah/Limbah Medis Terkait Covid-19 oleh LIPI, Rabu (22/4/2020).

Vivien menegaskan daripada menggunakan masker sekali pakai yang bisa digunakan untuk para petugas medis, masyarakat bisa menggunakan masker kain yang memang pasti bisa digunakan kembali dan bisa mengurangi sampah.

“Jadi ya bisa disosialisasikan untuk menggunakan masker kain supaya sampah tidak menumpuk, masker kain juga bisa dibuat yang fashionable, seperti saya menggunakan masker batik ini lebih bagus. Ini juga bisa kita buat sendiri sebetulnya,” tuturnya.

Vivien menambahkan selama COVID-19, telah terjadi kenaikan volume limbah medis hingga 30%. Adapun, untuk pengelolaan sampah rumah tangga lain ia menghimbau untuk merobek atau memotong atau menggunting masker bagi masyarakat yang masih menggunakan masker sekali pakai untuk menghindari penyalahgunaan. Sampah tersebut dikemas dengan rapi dan dibuang ke tempat sampah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tips sehat masker
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top