Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mengenang Didi Kempot, AHY: Lagu Sewu Kutho Terngiang Sejak Akmil

AHY masih terngiang-ngiang lagu patah hati berjudul Sewu Kutho sejak mengikuti akademi militer.
Novita Sari Simamora
Novita Sari Simamora - Bisnis.com 05 Mei 2020  |  19:00 WIB
Didi Kempot meninggal dunia pada 5 Mei 2020 - Youtube
Didi Kempot meninggal dunia pada 5 Mei 2020 - Youtube

Bisnis.com, JAKARTA - Kepergian Didi Kempot meninggal duka yang mendalam, termasuk dalam sanubari Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono.

Putra sulung presiden ke-6 RI juga merasakan duka yang mendalam. Pria yang akrab disapa AHY ini masih terngiang-ngiang lagu berjudul Sewu Kutho yang sering dinyanyikan oleh Didi Kempot.

Lagu Sewu Kutho bercerita tentang kekasih yang pergi dan tidak tahu lagi di mana keberadaannya. Walaupun telah melewati seribu kota dan bertanya kepada seribu orang, tetapi kekasihnya tak juga ditemui dan tak kembali.

Biasanya, setiap orang yang mengerti bahasa Jawa akan merasakan kepedihan dari lirik lagu Sewu Kutho. Berikut potongan liriknya:

Sewu Kutho uwis tak liwati

Sewu ati tak takoni

Nanging kabeh Podo ra ngerteni

Lungamu neng endi

Pirang tahun anggonku nggoleki

Seprene durung biso nemoni

Wis tak coba nglaliake jenengmu soko atiku

Sak tenane aku ora ngapusi

Isih tresno sliramu

"Turut berduka cita atas meninggalnya seniman kebanggaan kita @didikempotid. Karyanya tak hanya dicintai masyarakat Jawa, tapi juga di Suriname, Belanda & anak muda saat ini," tulis AHY melalui akun twitter.

"Lagu Sewu Kutho masih menempel di telinga saya sejak masa di Akmil. Semoga amal ibadah beliau di terima Allah SWT."

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

susilo bambang yudhoyono agus harimurti didi kempot Didi Kempot Meninggal
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top