Sembilan Makanan Super untuk Pengidap Diabetes Melitus

Makanan tertentu mengandung bahan-bahan unik yang secara positif meningkatkan kesehatan penderita diabetes.
Nancy Junita
Nancy Junita - Bisnis.com 22 Mei 2020  |  16:39 WIB
Sembilan Makanan Super untuk Pengidap Diabetes Melitus
Pekerja merapikan buah apel di salah satu toko buah di Jakarta. - Ilustrasi/Antara/Zabur Karuru

Bisnis.com, JAKARTA - Makanan alami mengandung senyawa berlimpah yang memiliki efek penyembuhan dan perlindungan.

Makanan tertentu mengandung bahan-bahan unik yang secara positif meningkatkan kesehatan penderita diabetes.

Berikut makanan super untuk diabetes mellitus (DM) dikutip dari medindia.net:

1.Ikan

Penderita diabetes memiliki risiko lebih besar terkena penyakit jantung. Penderita diabetes dua kali lebih mungkin menderita penyakit jantung. Asam lemak omega 3 yang terdapat pada ikan mengurangi risiko penyakit jantung dengan cara mengurangi peradangan, menurunkan trigycerides dan kolesterol LDL.

2. Kacang dan Biji Minyak

Kacang merupakan camilan rendah karbohidrat, mengandung asam lemak omega 3, asam lemak tak jenuh tunggal dan vitamin E.

Kacang adalah pelindung jantung, membantu mengurangi kolesterol total dan LDL, memiliki efek anti-aterogenik. Kacang dan minyak sayur seperti almond, kenari, kacang tanah, pistachio, biji rami, biji wijen harus dikonsumsi oleh penderita diabetes

3. Sayuran berdaun hijau gelap

Sayuran penuh dengan vitamin, mineral seperti kalium, serat, kalsium, besi, vitamin B dan C. Sayur-sayuran tersebut mengandung rendah kalori dan karbohidrat kompleks yang sehat dalam bentuk serat. Berikut sayuran

* Brokoli

* Kembang kol dan sayurannya

* Kubis

* Selada

* Lobak hijau

* Bayam, mint, jika sering dikonsumsi dapat bermanfaat bagi penderita diabetes dalam hal kebugaran dan kesehatan jangka panjang.

diabetes

4.Serat makanan

Serat adalah nutrisi yang paling penting bagi penderita diabetes. Serat menstabilkan kadar glukosa darah dan membantu menurunkan kolesterol darah.

Makanan yang mengandung banyak serat adalah:

* Buah-buahan

* Sayuran

* Biji-bijian utuh (gandum, quinoa)

* Bibit gandum

* Dedak gandum

* Gandum

* Kecambah

5. Apel

Satu apel sedang mengandung sekitar 4 gram serat. Apel mengandung senyawa penting yang disebut phytonutrients dan quercitin, yang menurunkan risiko diabetes dan penyakit jantung.

6.Legum

Kacang-kacangan adalah sumber protein, serat dan mengandung senyawa penting yang memberi kesehatan seperti fitonutrien dan saponin.

Saponin membantu menurunkan kolesterol dan kadar gula darah.

Protein dan serat membantu dalam penurunan berat badan dan meningkatkan kontrol glikemik.

7. Cuka

Penelitian menunjukkan bahwa hanya dua sendok teh cuka dalam makanan, dapat membantu menjaga kontrol glukosa darah yang lebih baik. Cuka mengandung asam asetat.

Asam asetat menghambat aktivitas enzim pencernaan karbohidrat. Dengan adanya cuka di usus, beberapa gula dan pati melewati tanpa dicerna, sehingga ada dampak yang lebih kecil pada gula darah.

Menurut sebuah penelitian baru-baru ini, orang yang mengonsumsi satu sendok makan cuka sebelum makan siang dan makan malam dapat kehilangan rata-rata 2 pound berat badan selama empat minggu.

Studi juga melaporkan penurunan rata-rata hemoglobin A1C pada orang dengan diabetes tipe 2 selama 12 minggu, dengan mengondumsi dua sendok teh cuka sari apel setiap hari.

8.Teh hijau

Teh hijau mengandung senyawa anti-inflamasi (antioksidan) untuk menangkal peradangan yang terkait dengan diabetes.

Risiko penyakit jantung tampaknya selalu meningkat dengan kelebihan berat badan dan diabetes. Teh hijau mengandung senyawa anti-inflamasi alami yang membantu mengurangi risiko penyakit jantung.

9. Produk susu

 Conjugated linoleic acid (CLA), yang secara alami ditemukan pada daging dan produk  susu, sekarang banyak digunakan sebagai suplemen penurun berat badan.

 CLA telah ditemukan untuk mengurangi berat badan dan jaringan adiposa dalam berbagai uji klinis. Ini juga terbukti mengendalikan kadar glukosa darah.

CLA harus diperoleh dari makanan atau suplemen makanan karena tidak dapat diproduksi oleh tubuh. Meskipun dosis sedang 6,4 g / d, CLA dapat secara signifikan mengurangi berat badan dan massa lemak.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
diabetes, jantung

Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
Editor : Nancy Junita
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top