Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Orangtua, Waspadai Posisi Duduk W pada Anak Anda

Jika Anak duduk dalam posisi berbentuk huruf W, maka itu dapat menyebabkan kerusakan serius pada kesehatan mereka selama periode waktu tertentu.
Nancy Junita
Nancy Junita - Bisnis.com 25 Mei 2020  |  09:30 WIB
Anak duduk dalam posisi W tidak baik untuk kesehatan. - Istimewa
Anak duduk dalam posisi W tidak baik untuk kesehatan. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Bagi setiap orangtua, melihat anak mereka yang balita mereka belajar cara duduk merupakan suatu kebanggaan.

Hal itu merupakan tonggak penting dan si kecil tumbuh dengan baik. Duduk membuat anak mudah bermain dengan mainan mereka dan juga kontrol atas tubuh mereka. Namun, ada satu hal lagi yang harus Anda perhatikan ketika bayi mulai duduk.

Jika Anak duduk dalam posisi berbentuk huruf W, maka itu dapat menyebabkan kerusakan serius pada kesehatan mereka selama periode waktu tertentu.

Apa posisi-W?

Posisi W disebut duduk di bagian bawah dengan lutut ditekuk dan kedua kaki di sisi luar pinggul. Posisi duduk tampak seperti W.

Anak-anak menemukan posisi duduk ini cukup nyaman karena mereka memiliki rotasi pinggul lebih dalam dan rentang gerak dibandingkan dengan orang dewasa. Gaya duduk ini mudah dan anak-anak sering duduk dalam posisi ini di awal.

Mengapa tidak baik duduk di posisi ini?

Anak-anak mengembangkan kebiasaan duduk di posisi W pada tahun awal. Seiring waktu, kebiasaan ini menghilang. Tidak berbahaya jika anak Anda kadang-kadang duduk dalam posisi ini. Tetapi dalam jangka panjang, itu bisa membahayakan kesehatan mereka.

Berikut adalah beberapa kekurangan dari duduk di posisi W:

Kaki lemah

Anak Anda mungkin duduk dalam posisi ini karena kakinya tidak kuat untuk menahan berat badannya.

Masalah tulang atau otot

Kekakuan otot di kaki dan pinggul bisa menjadi alasan lain mengapa si kecil lebih suka duduk di posisi ini. Mungkin otot-otot mereka kencang dan itu menyebabkan gangguan dalam rentang gerak normal mereka.

Masalah lain

Masalah koordinasi bilateral, cerebral palsy atau kondisi neurologis tertentu dapat menjadi beberapa alasan mengapa bayi memilih untuk duduk seperti ini.

Apa yang harus Anda lakukan?

Berikut adalah beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengubah posisi duduk anak Anda.

Dorong mereka untuk duduk dalam posisi berselang-seling Gunakan meja dan kursi mereka sendiri dan ajari cara duduk dengan benar di kursi.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

orang tua Anak Balita
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top