Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Berenang di Pantai Atau Kolam, Mana yang Aman dari Covid-19?

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), tidak ada bukti bahwa virus yang menyebabkan pandemi Covid-19 ini dapat ditularkan melalui air di kolam, kolam air panas, spa, atau area bermain air. Terlebih, biasanya pengelola menggunakan desinfektan untuk mematikan virus di kolam tersebut.
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 05 Juni 2020  |  19:32 WIB
Ilustrasi berenang - boldsky.com
Ilustrasi berenang - boldsky.com

Bisnis.com, JAKARTA – Berenang di kolam renang maupun pantai atau laut dipercaya aman dari virus corona. Namun, harus tetap menjaga jarak dengan orang lain.

Dilansir dari Healthline, Jumat {5/6/2020), menurut sumber dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), tidak ada bukti bahwa virus yang menyebabkan pandemi Covid-19 ini dapat ditularkan melalui air di kolam, kolam air panas, spa, atau area bermain air. Terlebih, biasanya pengelola menggunakan desinfektan untuk mematikan virus di kolam tersebut.

Bagaimana dengan air laut? "Tidak jelas apakah air laut dapat menyebarkan virus," kata Dr Robert Glatter, dari Lenox Hill Hospital di New York. Air laut memang menjadi ujung pembuangan limbah yang berasal dari aliran sungai dan sudah terkontaminasi virus. Namun secara teori, ombak memecah limbah tersebut menjadi partikel udara, dan kemungkinan kecil untuk penularan virus ini.

Selain itu, kandungan air laut yang tinggi di lautan menurutnya dapat membunuh virus, meskipun para peneliti saat ini sedang mempelajari hal tersebut untuk mendapat jawaban yang pasti.

Adapun yang perlu diperhatikan, yakni tetap menjaga jarak dengan orang lain saat di pantai maupun kolam. “Risiko air itu sendiri tampaknya sangat rendah. Saya jauh lebih khawatir dengan perenang lain,” tutur Dr. David Goldberg, spesialis penyakit dalam dan infeksi di New York-Presbyterian Medical.

Goldberg berpandangan kemungkinan berenang di pantai lebih aman daripada di kolam renang karena dua alasan. Pertama, air di pantai jauh lebih encer sehingga jika ada kemungkinan virus masuk ke dalam air, virus tersebut dengan cepat terdilusi karena tubuhnya sangat besar “Kedua, lebih mudah di pantai untuk menjaga jarak sejauh 6 kaki," tuturnya.

Dia menambahkan bahwa sebagian besar kolam renang khususnya di akhir pekan pastinya ramai. Sulit untuk menjaga jarak, apalagi anak-anak pastinya antusias untuk bermain dan bercengkrama dengan orang lain di kolam.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

berenang Virus Corona
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top