Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Apakah Hidroponik Bebas Hama?

Tanaman hidroponik seperti selada atau pakcoy jarang dipenuhi hama. Kalaupun ada, itu karena alat tanam yang dipakai kotor.
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 11 Juni 2020  |  21:30 WIB
Petani memanen sawi putih hidroponik, di Deli Serdang, Sumatra Utara, Minggu (4/6). - Antara/Irsan Mulyadi
Petani memanen sawi putih hidroponik, di Deli Serdang, Sumatra Utara, Minggu (4/6). - Antara/Irsan Mulyadi

Bisnis.com, JAKARTA - Menanam hidroponik terbilang memiliki banyak keuntungan. Salah satunya, tanaman akan minim dari hama yang merusak.

Founder Rumah Hidroponik Bertha Suranto mengatakan tanaman hasil budidaya hidroponik biasanya bebas dari hama. Sebab mereka ditanam di sebuah media yang jaraknya 1-2 meter di atas tanah.

Adapun hidroponik adalah budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman. Kebutuhan air pada hidroponik lebih sedikit daripada kebutuhan air pada budidaya dengan tanah.

"Kemungkinan hama yang dari tanah tidak dapat ke tanaman," sebutnya saat menjadi pembicara dalam acara ngobrol santai di Instagram Bisnis.com, Kamis (11/6/2020).

Lagi pula, tanaman hidroponik seperti selada atau pakcoy jarang dipenuhi hama. Kalaupun ada, itu karena alat tanam yang dipakai kotor.

Misal, paralon yang dipakai adalah paralon bekas menanam tanaman lain dan lupa dibersihkan. Kemudian, paralon itu langsung digunakan untuk menanam pakcoy. "Akhirnya penuh hama. Untuk itu, jaga kebersihan," tegasnya.

Apabila terdapat hama, Bertha menyarankan untuk membuat pestisida alami. Misalnya dengan membuat pestisida dari daun mint atau bawang putih. "Daun mint bisa untuk pestisida. Ketika habis, saya tanam bawang putih," tukasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tanaman hidroponik organik
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top