Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Begini Karakteristik Orang Tua Yang Baik

peran orang tua dalam menekan kemungkinan munculnya trauma pada anak hingga dewasa sangatlah penting.
Krizia Putri Kinanti
Krizia Putri Kinanti - Bisnis.com 12 Juni 2020  |  13:41 WIB
Hyper parenting - ilustrasi
Hyper parenting - ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Penelitian menunjukkan bahwa efek jangka panjang dari trauma anak seperti pelecehan cenderung paling jelas dan menonjol ketika orang stres, dalam situasi baru, atau dalam situasi yang mengingatkan mereka akan keadaan trauma mereka.

Karena itu, peran orang tua dalam menekan kemungkinan munculnya trauma pada anak hingga dewasa sangatlah penting.

Kadangkala orang tua masih bingung bagaimana sebenarnya menjadi orang tua yang baik, karena memang tidak ada buku panduan baku dalam menerapkannya.

Akan tetapi, sebenarnya ada beberapa karakteristik orang tua yang baik, yang mungkin bisa Anda aplikasikan pada anak-anak Anda seperti dikutip dari Psychologytoday berikut ini: 

1.Kesabaran

Mengasuh anak membutuhkan kesabaran. Alasannya, banyak. Misalnya saja anak-anak melakukan sesuatu dengan lambat. Mereka berlama-lama dan melamun dan melakukan hal-hal dengan cara yang salah. Mereka membuat kekacauan yang membutuhkan waktu untuk dibersihkan. Mereka tampaknya memiliki kemampuan menguji kesabaran orangtuanya.

Orang tua yang tidak sabaran, berorientasi pada tujuan, cenderung menjadi frustasi dengan anak-anak mereka. Frustrasi ini, pada gilirannya, menyebabkan orang tua menjadi mengendalikan anak atau bahkan kasar.

2. Fleksibilitas

Orang tua juga harus fleksibel. Sangat tidak mungkin bagi orang tua untuk merencanakan atau menggunakan kendali yang sama atas hidup mereka begitu mereka memiliki anak.

Orang yang fleksibel memiliki waktu yang lebih mudah memilih hal mana yang layak untuk diperjuangkan dan mana yang tidak. Ini sangat membantu dalam mengasuh anak.

Orang tua yang fleksibel merasa lebih mudah untuk memberikan anak-anak mereka pilihan dalam hal-hal kecil, yang kemudian membuatnya lebih mudah bagi mereka untuk menerima keputusan sepihak ketika mereka terjadi. Secara keseluruhan, ini membuat kerjasama orangtua / anak yang lebih besar. Dan tentu saja, membesarkan anak adalah usaha yang tidak terduga dalam jangka panjang dan ini menghadirkan kesulitan bagi mereka yang suka memegang kendali.

3. Toleransi

Menjadi orang tua juga berarti melepaskan ruang fisik dan emosional Anda. Ini bisa sangat sulit bagi mereka yang diabaikan atau dilecehkan sebagai anak-anak. Anak-anak pada dasarnya mengganggu, memanjat di sekitarmu, menyela pembicaraan dan pekerjaanmu, menuntut perhatianmu. 

Orang tua harus belajar menanggung hiruk-pikuk suara mulai dari tangisan dan teriakan yang menusuk telinga hingga bunyi bip dan tabrakan video game dan nyanyian berulang-ulang dari lagu-lagu Sesame Street. 

Bagi sebagian orang, gagasan berbagi ruang fisik dan emosional mereka dengan seorang anak secara penuh waktu menciptakan perasaan claustrophobia.

Yang benar adalah, beberapa orang memiliki temperamen dan sejarah yang membuat mereka sangat peka terhadap intrusi. Jika Anda adalah salah satu dari orang-orang yang membutuhkan privasi dan waktu tanpa gangguan untuk ketenangan Anda, mengasuh anak kemungkinan besar akan terlalu membuat stres bagi Anda. 

4. Kemampuan Menempatkan Diri Sendiri 

Menjadi orang tua menuntut pengorbanan besar dan kecil. Setiap hari, orang tua harus mengesampingkan kebutuhan dan keinginan mereka sendiri demi anak-anak mereka. Beberapa orang dapat membuat pertemuan kebutuhan anak mereka prioritas utama mereka dan senang melakukannya.

Beberapa tidak bisa mengesampingkan kebutuhan mereka sendiri untuk membesarkan anak karena kebutuhan mereka sendiri terlalu besar. Beberapa sangat dirampas atau diabaikan sebagai anak-anak sehingga mereka merasa sulit untuk menanggapi kebutuhan orang lain.

Jika Anda tidak memiliki banyak sifat-sifat ini, Anda dapat memilih untuk menunda menjadi orang tua sampai Anda telah memperbaiki diri sendiri. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pengasuhan anak parenting
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top