Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jangan Terkecoh, Ini Bedanya Kontraksi Palsu dan Asli Pada Ibu Hamil

Namun, tidak sedikit juga ibu hamil yang mengalami kontraksi palsu atau kontraksi Braxton-hicks saat proses kehamilan, yang belum tentu menandakan bahwa persalinan sudah dekat.
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 22 Juni 2020  |  17:27 WIB
Ilustrasi ibu hamil
Ilustrasi ibu hamil

Bisnis.com, JAKARTA – Kontraksi sering kali ditandai sebagai tanda umum ketika seorang ibu hamil bersiap untuk melahirkan yaitu ketika rahim terasa kencang selama beberapa saat, lalu kembali rileks.

Namun, tidak sedikit juga ibu hamil yang mengalami kontraksi palsu atau kontraksi Braxton-hicks saat proses kehamilan, yang belum tentu menandakan bahwa persalinan sudah dekat.

Agar tidak terkecoh, berikut perbedaan antara kontraksi palsu dan kontraksi sejati, seperti disampaikan oleh dari Eric Kasmara, dokter spesialis kebidanan dan kandungan RS Pondok Indah – Puri Indah.

1. Definisi

Kontraksi palsu adalah kontraksi rahim yang belum teratur dan tidak memicu kelahiran sedangkan kontraksi sejati merupakan kontraksi yang terjadi menjelang persalinan

2. Kapan Mulai dirasakan?

Kontraksi palsu timbul saat usia kehamilan di atas 20 minggu hingga menjelang persalinan sedangkan kontraksi sejati biasanya muncul pada saat usia kehamilan 37 hingga 40 minggu

3. Frekuensi dan Intensitas

Kontraksi palsu muncul secara tidak teratur, terjadi 1 sampai 2 kali sehari atau lebih, tidak bertambah sering, kontraksi juga akan hilang saat ibu beristirahat. Sementara itu, kontraksi sejati akan muncul teratur dengan internval sering terjadi. Awalnya setiap 10 menit sekali kemudian semakin intens. Kontraksi juga tidak hilang jika berjalan atau mengubah posisi.

4. Durasi

Kontraksi palsu terjadi sekitar 20 detik atau kadang bisa sampai 2 menit atau lebih. Adapun ckontraksi sejati durasinya terjadi sekitar 30 hingga 60 detik atau 75 detik jika sudah menjelang persalinan

5. Rasa Nyeri

Saat terjadi kontraksi palsu, perut terasa mulas tanpa rasa nyeri, dimulai dari bagian puncak rahim kemudian turun ke bagian bawah.

Sementara itu, ketika terjadi kontraksi jelang persalinan, perut terasa mulas dengan rasa nyeri di bagian pinggang sampai ke perut bagian bawah. Dapat disertai keluarnya lender kental bercampur darah dari vagina (bloody-show).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hamil melahirkan
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top