Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Simak 6 Tips Bikin Hubungan Pernikahan Bahagia

Membangun kepercayaan dengan pasangan dan rutin melakukan pacaran meskipun sudah menikah menjadi cara ampuh untuk meningkatkan kebahagiaan dalam rumah tangga.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 23 Juni 2020  |  03:58 WIB
Tips membagi perhatian pada suami dan anak - ilustrasi
Tips membagi perhatian pada suami dan anak - ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Setelah menikah, setiap pasangan harus belajar mengenal pasangannya dan kebiasaannya. Terkadang, ada adu pendapat, cemburuh hingga marah.

Namun bila berlebih emosi negatif tersebut terlalu berlebihan maka bisa menjadi ancaman dalam keutuhan rumah tangga.

Untuk menciptakan hubungan suami istri yang bahagia, ada beberapa strategi yang bisa dilakukan. Dalam pernikahan, Anda tidak bisa menjalankan kehidupan rumah tangga itu begitu saja tanpa strategi dan kompromi satu sama lain. Setiap pasangan suami istri harus sama-sama belajar untuk tahu saat yang paling tepat untuk mengeluarkan emosi atau untuk meredamnya.

Agar rumah tangga bisa terus utuh dan suami istri bahagia, berikut ini tips yang bisa Anda ikuti:

1. Komunikasi adalah kunci

Komunikasi sangat penting dalam mencapai rumah tangga harmonis dan bahagia. Jika ada sesuatu yang mengganjal, segera diskusikan dengan pasangan. Biasakan untuk jujur soal perasaan Anda ke pasangan.

Namun pastikan juga bahwa Anda menyampaikannya dengan baik dan tetap menghargai pasangan. Sering-seringlah untuk bicara berdua, tak hanya soal anak atau tagihan, tapi juga soal perasaan masing-masing. Penting pula untuk menjadi pendengar yang baik bagi pasangan Anda.

2. Tetapkan batasan, hargai privasi pasangan

Dalam sebuah pernikahan, memiliki privasi masing-masing tetap menjadi hal yang penting. Walau sudah menikah, suami dan istri tetaplah dua orang berbeda yang memiliki lingkaran pertemanan sendiri, pekerjaan sendiri, dan kesenangan atau hobi sendiri. Anda tidak perlu selalu mencari kesamaan dan memaksakan kehendak, karena hal itu bisa berisiko timbulnya konflik. Suami istri yang bahagia justru adalah yang bisa menjaga privasi masing-masing.

Sebab, tidak ada satupun individu yang akan merasa bahagia jika identitasnya hanya ditentukan sebagai seorang istri atau suami. Selain sebagai istri atau suami Anda, ia jugalah teman untuk teman-temannya, anak untuk orangtuanya, kakak untuk adiknya, dan seorang profesional untuk pekerjaannya.

3. Tetap rutin 'pacaran'

Mungkin Anda sempat merasa bosan dalam kehidupan rumah tangga. Jadi, untuk menjaga hubungan tetap menarik, Anda dan pasangan dianjurkan untuk menyisihkan satu hari dalam satu minggu atau beberapa hari dalam satu bulan untuk 'pacaran'.

Anda bisa menitipkan anak ke pengasuh atau orang tua agar bisa menikmati waktu bersama. Momen spesial berdua ini untuk lebih saling memahami perasaan masing-masing. Anda bisa melakukan berbagai kegiatan menyenangkan yang bisa menghilangkan stres, mulai dari nonton bioskop hingga mencoba hal-hal baru seperti ikut kelas memasak bersama.

4. Tunjukkan kalau Anda bersyukur bisa menikah dengannya

Menunjukkan bahwa Anda bersyukur memiliki satu sama lain adalah salah satu cara untuk membuat suami istri bahagia. Jangan malu untuk sering-sering mengucapkan terima kasih pada pasangan. Tunjukkan dan katakan bahwa Anda beruntung bisa menjadi pasangannya.

5. Menerima perbedaan pendapat

Menjadi suami atau istri bukan berarti semua harus sama. Anda dan pasangan tetaplah dua individu berbeda yang masing-masingnya memiliki pola pikirnya sendiri. Sehingga, ketika berbeda pendapat itu adalah hal yang wajar. Jika pasangan memiliki pendapat yang berbeda dari Anda, hargailah sudut pandangnya. Apabila perbedaan ini memicu perdebatan, maka cobalah untuk sedikit berkompromi dan berdiskusi dengan baik untuk mencari titik tengah.

6. Membangun kepercayaan

Untuk bisa membangun suatu kepercayaan, dibutuhkan banyak usaha dari kedua belah pihak. Maka, jadilah pasangan yang patut untuk dipercaya, yang bisa menjaga diri dan pikiran, serta jujur.

Ciri-ciri yang sering muncul pada pasangan yang pada akhirnya berpisah adalah salah satu atau keduanya selalu mengkritik berlebihan tanpa maksud membangun, defensif ketika berdiskusi, serta sering menghina. Ketiga hal tersebut membuat pasangan tidak bisa saling percaya dan justru akan menghindar dari satu sama lain.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pernikahan tips sehat pasangan suami istri tips cinta tips bahagia

Sumber : Tempo.co

Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top