Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemantik Rokok Telah Tingkatkan Penyebaran Virus Corona

Penyebaran pandemi virus corona berpotensi meningkat bagi perokok, melalui berbagi pemantik api.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 29 Juni 2020  |  19:07 WIB
Ilustrasi rokok vape elektronik. - Bisnis/Abdullah Azzam
Ilustrasi rokok vape elektronik. - Bisnis/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA - Berbagi pemantik rokok berpotensi meningkatkan penyebaran wabah virus corona (Covid-19) bagi perokok.

Penyebaran virus corona melalui pemantik rokok terjadi di Australia. Perdana Menteri Victoria Daniel Andrews mengungkapkan bahwa kasus virus corona tersebut mengacu pada staf di hotel Stamford Plaza Melbourne. Hotel ini juga berfungsi sebagai hotel karantina untuk pelancong yang kembali dari luar negeri.

Andrews menjelaskan bahwa penyebaran virus di kalangan pekerja hotel mungkin berasal dari staf yang berbagi pemantik rokok karena tidak ada kasus baru yang terkait dengan para pelancong.

"Sejauh pengetahuan kami, kami percaya bahwa beberapa dari kasus ini mungkin berasal dari orang-orang yang berbagi pemantik api. Mereka sudah menjaga jarak, tetapi pada akhirnya, berbagi pemantik dengan orang lain," kata Andrews seperti dilansir melalui Daily Mail, Senin (29/6/2020).

Negara bagian Victoria mengalami gelombang infeksi kedua setelah mencatat lonjakan tertinggi kasus virus corona dalam satu hari selama hampir tiga bulan pada Minggu (28/6/2020).

Dari 49 kasus baru yang dilaporkan, empat berasal dari wabah yang diketahui sebelumnya, 26 terdeteksi melalui pengujian rutin dan 19 lainnya sedang diselidiki.

Disamping itu, Andrew juga menyebutkan bahwa carpooling, di mana satu mobil diisi oleh banyak orang, turut berkontribusi pada peningkatan kasus infeksi virus.

Dia juga mengumumkan pengujian wajib untuk pelancong dari luar negeri di hotel karantina, yang akan diuji dua kali yakni pertama pada hari ketiga setelah kedatangan dan kemudian pada hari ke 11 dari periode karantina 14 hari.

"Mereka yang menolak untuk mematuhi pengujian akan diminta untuk tetap berada di karantina selama 10 hari berikutnya untuk memastikan mereka tidak memiliki risiko membawa virus corona ke masyarakat Victoria," kata Andrews.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perokok Virus Corona covid-19
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top