Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Drama Korea It’s Okay Not To Be Okay Banyak Dikritik Penonton

Drama Korea It’s Okay Not To Be Okay memperoleh banyak kritikan dari penonton atas adegan yang kurang etis dipertontonkan.
Krizia Putri Kinanti
Krizia Putri Kinanti - Bisnis.com 01 Juli 2020  |  17:05 WIB
Drama Korea berjudul It's Okay Not To Be Okay, banyak mendapatkana kritik dari penonton
Drama Korea berjudul It's Okay Not To Be Okay, banyak mendapatkana kritik dari penonton

Bisnis.com, JAKARTA - Dengan empat episode setelah pemutaran perdana yang sangat dinanti-nantikan, Drama baru K-Drama TV It's Okay To Not Be Okay menghadapi sejumlah besar kritik pemirsa karena menyiarkan terlalu banyak adegan yang bisa dianggap sebagai "pelecehan seksual".

Dikutip dari Koreaboo.com, Rabu (1/7/2020), salah satu adegan ditemukan bermasalah oleh penonton yakni aktris Seo Ye Ji (juga dikenal sebagai Seo Ye Ji) menggerebek ruang ganti pusat medis dan menjalankan tangannya ke atas dan ke bawah tubuh aktor Kim Soo Hyun tanpa persetujuannya. Termasuk strip strip aktor Kwak Dong Yeon diikuti oleh Seo Ye Ji memanggilnya "Teeny-Weeny".

Kekhawatiran lain melibatkan adegan di mana Kwak Dong Yeon menyebutkan "Klub Morning Sun" yang diduga menyinggung skandal Burning Sun yang sedang berlangsung - serta adegan di mana Seo Ye Ji mendapat tawaran untuk berada dalam hubungan seksual dengan kritikus sastra dalam pertukaran review bagus dari buku-bukunya.

Adegan dimana Seo Ye Ji bertanya pada Kim Soo Hyun apakah dia menyentuh rambutnya membuatnya terangsang secara seksual juga mendapatkan kritik keras. Secara umum, frustrasi tumbuh, karena adegan itu tampaknya menjadi sangat seksual dengan setiap episode, sampai-sampai mengganggu penonton.

Berikut komentar warga net:

“Semua adegan ini memang bermasalah. Saya tidak percaya beberapa dari Anda mencoba memihak pertunjukan ... Lihat betapa biasanya kita ketika berhubungan dengan pelecehan seksual, ya? "

“Saya juga tidak mengetahui berapa banyak kata makian yang ada dalam pertunjukan. Saya tidak kecewa dengan kata-kata umpatan itu sendiri. Saya kira saya terkejut mendengar mereka di TV pada suatu  K-Drama. ”

“Seluruh adegan tentang rambut yang membangkitkan gairah seksual ... LMAO. Saya benar-benar bahkan tidak bisa menangani seberapa banyak pelecehan yang diabaikan sebagai humor. "

"Aku ingin menonton pertunjukan ini karena Kim Soo Hyun ada di dalamnya, tetapi itu membuatku mempertimbangkan kembali keputusanku ..."

"Betapa rendah ..."

"Saya pikir itu memalukan dan menjijikkan untuk menonton."

Untuk kontroversi tersebut, tim produksi mengklaim, "Kami sedang melihat detailnya."

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Film film korea drama korea
Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top