Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Warga Malaysia Marah, Netizen Indonesia Becanda Soal Film Upin Ipin

Netizen Indonesia memancing kemarahan warga Malaysia, karena telah melecehkan dan becanda terkait Upin Ipin.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 02 Juli 2020  |  22:14 WIB
Upin dan Ipin datang ke Indonesia
Upin dan Ipin datang ke Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA - Candaan yang dilontarkan netizen Indonesia terkait film kartun Upin Ipin memantik kemarahan warga Malaysia.

Kemarahan tersebut bermula dari akun Twitter @bintangforza yang mengunggah video TikTok pria pemilik akun @aldokuyy pada Senin (29/6/2020). "Kasihan Upin dan Ipin, sudah jadi anak yatim piatu tetapi dijadikan teori konspirasi juga," cuitan akun @bintangforza.

Dalam video berdurasi 34 detik itu, dinyatakan bahwa Upin Ipin bukanlah anak yatim piatu melainkan anak dari Kak Ros, kakak mereka. Pria tersebut menunjukkan beberapa bukti untuk memperkuat teori konspirasinya itu, seperti menunjukkan tanggal ulang tahun Kak Ros dan Upin Ipin. "Dan dia (Kak Ros dan Upin Ipin) cuma beda tujuh tahun, tapi tingginya bedanya jauh banget kan," katanya.

Karena ukuran tubuh dan 'beberapa temuan' untuk bahan bercanda yang ngawur itu, dia menyimpulkan bahwa Upin Ipin merupakan anak dari Kak Ros.

"Opah adalah janda kemudian dia menikah dengan Tok Dalang namun suatu hari Tok Dalang berbuat hilaf kepada Kak Ros dan Kak Ros pun menjadi hamil, untuk menutupi ini semua mereka pun bercerai dan menutupinya kepada Upin Ipin," katanya.

Hal ini lantas direspon oleh warga Malaysia. Mereka tidak terima serial kartun animasi tersebut dijadikan bahan tertawaan.

"Kami warga Malaysia malu dengan rakyat Indonesia yang menjadikan semua perkara bahan jenaka yang tidak patut. Kurang matang pemikirannya apa ya? Kartun yang dasarnya untuk anak kecil dijadikan bahan lucah negara kalian. Ada apa?" tulis akun @syahid_azizan.

"Hentikan tolong orang Indonesia, kartun dibuat untuk hiburan anak-anak tapi beberapa dari kalian menggunakannya untuk candaan seksual dan animasi seks yang bisa diakses di YouTube. Berharap sekali kebodohan yang sedang viral ini berhenti. Kami warga Malaysia membencinya dan begitu juga kalian," cuit @amiruluzae.

Keesokan harinya, pembuat video teori konspirasi itu membuat video klarifikasi dan permintaan maaf dengan membalas cuitan @bintangforza. "Saya memohon maaf untuk seluruh pihak yang merasa tersinggung atau marah atau jengkel terhadap video yang saya buat," katanya dalam video berdurasi 30 detik itu.

"Awalnya saya anggap ini bisa diterima sebagai bercandaan karena banyak hal-hal serupa yang dapat dijumpai di internet, namun saya sadari bagi beberapa orang itu tidak lucu dan saya menyadarinya. Sekali lagi saya Aldo saya mengucapkan permintaan maaf yang sebesar-besarnya, semoga dapat diterima, terima kasih," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Film malaysia Netizen

Sumber : Tempo.co

Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

BisnisRegional

To top