Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Apakah Batuk Kering Gejala Terinfeksi Virus Corona?

Batuk kering yang persisten karena virus corona (COvid-19) bisa membuat penderitanya sesak napas karena jaringan paru-paru teriritasi.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 03 Juli 2020  |  21:21 WIB
Batuk - fastpaceurgantcare.com
Batuk - fastpaceurgantcare.com

Bisnis.com, JAKARTA - Batuk menjadi salah satu gejala terinfeksi virus corona (Covid-19) yang paling umum dan biasanya penyakit ini juga disertai demam dan kelelahan, membuat pasien merasa terkena flu.

Dokter Maja Husaric dan Vasso Apostolopoulos dari Victoria University mengatakan batuk kering yang disebabkan Covid-19 tidak menghasilkan dahak.

"Batuk kering tidak membersihkan saluran udara Anda sehingga penderita sering menggambarkannya sebagai batuk yang tidak memuaskan," kata mereka seperti dilansir Medical Daily.

Batuk kering yang persisten karena Covid-19 bisa membuat penderitanya sesak napas karena jaringan paru-paru teriritasi.

Namun, batuk bisa mulai menjadi basah dalam beberapa kondisi. Sebagai contoh, orang-orang dengan pneumonia sering menunjukkan batuk kering tetapi ketika infeksi berkembang, kantung udara paru-paru dapat terisi oleh sekresi peradangan, menyebabkan batuknya menjadi basah.

Batuk basah melibatkan dahak yang bergerak dari paru-paru dan menurunkan saluran udara ke mulut. Kehadiran cairan di saluran udara menyebabkan suara "basah" saat batuk. Dalam beberapa kasus, orang juga mengeluarkan bunyi mengi saat bernapas.

Jika Anda ingin memeriksakan diri ke dokter untuk memeriksa kondisi, biasanya dokter akan bertanya, "Berapa lama batuk berlangsung?", "Kapan batuknya paling parah? Malam, pagi, sepanjang hari?", "Bagaimana suara batuknya?".

Lalu, "Apakah batuk menimbulkan gejala, seperti muntah, pusing, atau sulit tidur?" dan "Seberapa buruk batuk Anda? Apakah itu mengganggu kegiatan sehari-hari?".

"Batuk kadang terjadi selama berminggu-minggu, menghasilkan lendir berdarah, menyebabkan perubahan warna dahak atau disertai dengan demam, pusing atau kelelahan mungkin merupakan tanda Anda perlu ke dokter," kata Husaric dan Apostolopoulos dalam sebuah artikel yang diunggah dalam The Conversation.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Gejala Penyakit Batuk covid-19

Sumber : Antara

Editor : Novita Sari Simamora
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top