Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Belum Teruji Medis Cegah Virus, Penyanyi Yuni Shara Bicara Kalung Eucalyptus Kementan

Penyanyi Yuni Shara merasa aman dari virus dengan kalung Eucalyptus yang dikenalkan oleh Kementerian Pertanian.
JIBI
JIBI - Bisnis.com 20 Juli 2020  |  00:38 WIB
Penyanyi Yuni Sara melambaikan tangannya sebelum bertemu dengan Presiden Joko Widodo di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (14/7/2020). - Antara / Sigid Kurniawan
Penyanyi Yuni Sara melambaikan tangannya sebelum bertemu dengan Presiden Joko Widodo di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (14/7/2020). - Antara / Sigid Kurniawan

Bisnis.com, JAKARTA – Meski belum teruji secara klinis, penyanyi Yuni Shara memberi pujian inovasi aromaterapi eucalyptus karya Litbang Kementerian Pertanian karena membuat dirinya merasa terlindungi dan berpotensi membunuh virus.

“Sekarang saya sangat mengurangi aktivitas di luar rumah, namun kan kadang ada hal yang tidak dapat dikerjakan dari rumah, sehingga harus keluar. Jadi dengan adanya inovasi kalung eucalyptus ini saya jadi merasa lebih safety,” ujar Yuni Shara seperti dilansir Solopos, Minggu (19/7/2020).

Kakak kandung Krisdayanti, Anggota DPR RI Komisi IX yang membawahi kesehatan itu menyebutkan aromaterapi inovasi Kementan itu mengeluarkan bau mirip minyak kayu putih, seperti yang biasa dihirupnya di masa kecil. Namun dirinya yakin eucalyptus ini telah mendapatkan inovasi tambahan, sehingga khasiatnya lebih besar

“Sebelumnya saya pakai produk dari luar. Namun yang saya pakai saat ini produk Indonesia, dari petani Indonesia, yang tumbuh di Indonesia dan saya sangat bangga memakai produk ini. Inovasi ini perlu dilanjutkan lagi,” ucap Yuni.

Sementara itu, Ikatan Dokter Indonesia mengharapkan dilakukan penelitian dan pengembangan lanjutan tanaman Eucalyptus yang telah dilakukan oleh para Kementan.

"Kawan-kawan peneliti dari Kementerian Pertanian sudah melakukan penelitian awal, dan hasilnya menunjukan baik. Kalau mau dipakai untuk pengobatan untuk manusia dari hasil penelitiannya harus dilanjutkan. Ini yang dikerjasamakan, kita akan support,” ungkap Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Daeng M Faqih.

Daeng menyebutkan dunia kesehatan sebenarnya banyak menggunakan bahan dari Indonesia. Namun sampai sekarang memang belum dibudidayakan untuk dilakukan riset.

Untuk itu kami siap menggali potensi bangsa supaya betul-betul dimanfaatkan di dalam industri kesehatan, maupun dalam pelayanan kesehatan," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kementan Virus Corona

Sumber : Solopos

Editor : Anggara Pernando
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top