Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tren Pelihara Cupang Mewabah saat Pandemi

Meski terkesan naik daun, peneliti ikan Pusat Penelitian Biologi LIPI, Gema Wahyudewantoro mengatakan sesungguhnya tren ikan cupang hias relatif stabil dari waktu ke waktu karena memiliki penggemarnya tersendiri
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 26 Juli 2020  |  21:59 WIB
Salah satu jenis ikan cupang
Salah satu jenis ikan cupang

Bisnis.com, JAKARTA - Di masa pandemi, tren memelihara ikan cupang hias kembali muncul. Ikan yang dahulu dikenal sebagai ikan aduan tersebut kini kembali menjadi idola. Ikan ini memiliki warna yang bervariasi dan sangat indah.

Meski terkesan naik daun, peneliti ikan Pusat Penelitian Biologi LIPI, Gema Wahyudewantoro mengatakan sesungguhnya tren ikan cupang hias relatif stabil dari waktu ke waktu karena memiliki penggemarnya tersendiri. 

Dirinya menyatakan, ikan cupang dari segi pemeliharaan dan perawatan memang relatif mudah, jadi semakin ke sini tren petani ikan mempunyai trik-trik dalam menghasilkan kombinasi warna-warnanya. 

Menurutnya, di dunia, cupang tercatat sebanyak 73 jenis, dengan 52 jenis tersebar di perairan umum di Indonesia. Salah satu jenis Betta yang umum telah dikenal di masyarakat adalah Betta splendens.

Ikan B.splendens merupakan ikan introduksi yang didatangkan dari Thailand, sekitar tahun 80 sampai 90-an dengan tujuan memperkaya jenis-jenis ikan hias di Indonesia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ikan hewan peliharaan
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top