Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sinopsis Watchmen si Pemborong 28 Nominasi Emmy Awards 2020

Watchmen adalah serial televisi terbatas drama superhero Amerika yang melanjutkan serial DC Comics 1986 Watchmen , yang dibuat oleh Alan Moore dan Dave Gibbons.
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 29 Juli 2020  |  21:02 WIB
Watchmen
Watchmen

Bisnis.com, JAKARTA - Seri TV Watchmen memimpin daftar nominasi Emmy Awards ke-72. Mereka menyabet 28 nomimasi di penghargaan untuk produksi televisi Amerika Serikat itu. 

Watchmen adalah serial televisi terbatas drama superhero Amerika yang melanjutkan serial DC Comics 1986 Watchmen , yang dibuat oleh Alan Moore dan Dave Gibbons. Serial TV ini dibuat untuk HBO oleh Damon Lindelof , yang juga merangkap produser dan penulis eksekutif. 

Pemeran dalam seri TV ini diantatanya Regina King , Don Johnson , Tim Blake Nelson , Yahya Abdul-Mateen II , Andrew Howard , Jacob Ming-Trent, Tom Mison , Sara Vickers , Dylan Schombing, Louis Gossett Jr. dan Jeremy Irons , dengan Jean Smart dan Hong Chau bergabung dengan para pemeran di episode selanjutnya.

Serial ini berfokus pada peristiwa seputar kekerasan rasis di Tulsa, Oklahoma , pada tahun 2019. Sebuah kelompok supremasi kulit putih bernama Seventh Kavalry mengangkat senjata terhadap Departemen Kepolisian Tulsa karena dianggap memunculkan ketidakadilan rasial.

Kavalry Ketujuh, terinspirasi oleh tulisan-tulisan Rorschach dan gambar topengnya, mengobarkan perang kekerasan terhadap kaum minoritas dan polisi yang menegakkan reparasi khusus bagi para korban ketidakadilan rasial. 

Pada malam natal 2016, selama acara yang kemudian dikenal sebagai "Malam Putih", Kavalry menyerang rumah-rumah 40 petugas polisi yang bekerja untuk Departemen Kepolisian Tulsa. Dari mereka yang selamat, hanya dua yang bertahan dengan pasukan yakni Detektif Angela Abar dan Kepala Polisi Judd Crawford. 

Ketika pasukan polisi dibangun kembali, undang-undang disahkan yang mengharuskan polisi untuk tidak mengungkapkan profesinya dan melindungi identitas mereka saat bekerja dengan mengenakan topeng, yang mencakup mengizinkan petugas polisi berkostum. 

Ketika pasukan polisi Crawford berusaha untuk menindak Kavaleri Ketujuh, Abar mendapati dirinya berada di pusat dua plot yang bersaing untuk menculik Dokter Manhattan, yang telah bekerja dengan Hooded Justice, pahlawan bertopeng asli dan selamat dari pembantaian Tulsa.

Seri TV ini banyak mendapat pujian kritis karena menyoroti pembantaian ras Tulsa yang sering dilupakan. Adapun pembantaian ini berlangsung pada tanggal 31 Mei dan 1 Juni 1921, ketika gerombolan penduduk kulit putih, banyak dari mereka diutus dan diberikan senjata oleh pejabat kota, menyerang warga kulit hitam dan bisnis dari Greenwood District di Tulsa , Oklahoma.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

serial televisi Emmy Awards
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top