Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dokter di India Angkat Tumor Ovarium Terbesar di Dunia 54 Kg

Pasien tersebut, yang berasal dari New Delhi, mengalami kenaikan berat badan dalam beberapa bulan terakhir dan mencapai 106 kg.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 24 Agustus 2020  |  15:10 WIB
Ilustrasi - razoritehealth.com
Ilustrasi - razoritehealth.com

Bisnis.com, JAKARTA - Dokter di rumah sakit swasta di New Delhi India berhasil mengangkat tumor ovarium terbesar di dunia dari tubuh perempuan berusia 52 tahun.

Tumor seberat 54 kg, yang diangkat melalui operasi selama 3,5 jam. Berat tumor itu setengah dari berat badan pasien.

"Selama lebih dari 30 tahun pengalaman saya sebagai ahli bedah, saya tidak pernah mendapatkan kasus tumor memiliki berat hampir setengah dari berat badan seseorang," kata Arun Prasad, konsultan senior, bedah gastroenterologi dan bedah batriatik di Rumah Sakit Indraprastha Apollo.

Pasien tersebut, yang berasal dari New Delhi, mengalami kenaikan berat badan dalam beberapa bulan terakhir dan mencapai 106 kg.

Dia kesulitan bernapas, berjalan dan mengalami nyeri yang luar biasa di bagian perutnya, demikian keterangan rumah sakit.

Tidak terdapat celah di dalam perut pasien untuk memasukkan alat melalui metode bantuan robot, sehingga tim bedah melakukan operasi tradisional pada 18 Agustus 2020.

"Karena tumornya sangat besar, seluruh saluran usus dikompres dan diratakan, sehingga memberi tekanan pada usus dan menyebabkan ovarium pecah," kata Prasad.

 "Syukur, tumor tersebut jinak dan pasien tidak memiliki riwayat penyakit, yang memungkinkan penyembuhan lebih cepat. Pascaoperasi berat badannya turun menjadi 56 kg."

Pada 2017 tumor dengan bobot 34 kg berhasil diangkat dari ovarium pasien perempuan di Kota Coimbatore.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

india tumor

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top