Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Viral Tagihan Rumah Sakit Pasien Covid-19 Hampir Rp240 Juta di Twitter

Cuitan muncul dari akun @noyusimi yang menyebutkan biaya tagihan RS mencapai hampir Rp240 juta hanya untuk perawatan selama empat hari.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 15 September 2020  |  17:12 WIB
Ilustrasi rumah sakit
Ilustrasi rumah sakit

Bisnis.com, JAKARTA - Media sosial twitter tengah diramaikan perihal besarnya tagihan biaya pasien covid-19 di RS Indonesia yang mencapai rarusan juta rupiah.

Cuitan muncul dari akun @noyusimi yang menyebutkan biaya tagihan RS mencapai hampir Rp240 juta hanya untuk perawatan selama empat hari.

Dia juga menyebutkan jika jatah dari Kemenkes sudah habis, sehingga pasien diharuskan bayar sendiri. Meski demikian, dia tidak menjelaskan pasien siapa yang tagihannya mencapai rarusan juta itu.

"Itu baru 4 hari ya di rumah sakit.
bayangin aja sampe 14 hari kedepan," cuitnya.

Dia mengatakan pasien harus memikirkan cara membayar tagihan itu, apalagi asuransi di kantor pun tidak bisa mengcover. Lebih lanjut menurutnya dari informasi yang dia baca, memang kemungkinan uang itu akan diganti oleh Kemenkes, namun sementara si pasien harus menanggung sendiri biaya itu.

"Jangan digeneralisir kalo biayanya semua pasti segini ya selama 4 hari, bisa beda-beda. Kebetulan pasien ada komorbidnya. dan ga dapet jatah kemenkes (ya jujur ini gw jg masih bingung, kok ada jatahnya). Intina kalo pas lagi abis jatah dari kemenkes, lu siap bayar?" Tambahnya.

Karena itu dia mengimbau para followernya untuk menjaga diri dengan menjalankan protokol kesehatan dengan memakai masker dan jaga jarak.

Biaya perawatan pasien virus corona atau Covid-19 memang tak bisa dianggap remeh. Pasalnya untuk 1 pasien saja, negara harus mengeluarkan ratusan juta rupiah.

Dalam Surat Menteri Keuangan Nomor S-275/MK 02/2020 tanggal 6 April 2020 yang memuat aturan serta besaran biaya perawatan pasien Covid-19, jika seorang pasien dirawat selama 14 hari, maka asumsinya pemerintah menanggung biaya sebesar Rp105 juta sebagai biaya paling rendah.

Sedangkan untuk pasien komplikasi, pemerintah setidaaknya harus menanggung biaya Rp231 juta per orang.

Adapun secara terperinci biaya perawatan pasien Covid-19 di Indonesia sesuai surat Kementerian Kesehatan adalah sebagai berikut:

Pasien ODP/PDP/Konfirmasi tanpa kormobid/komplikasi:

Ruang ICU dengan ventilator: Rp15,5 juta per hari
Ruang isolasi tanpa ventilator: Rp12 juta per hari
Ruang isolasi tekanan negatif dengan ventilator: Rp10,5 juta per hari
Ruang isolasi tekanan negatif tanpa ventilator: Rp7,5 juta per hari
Ruang isolasi non tekanan negatif dengan ventilator: Rp10,5 juta per hari
Ruang isolasi non tekanan negatif tanpa ventilator: Rp7,5 juta per hari

Sedangkan biaya pasien Covid-19 yang memiliki komplikasi atau penyakit lain seperti jantung, diabetes paru-paru, dan ginjal misalnya, sekitar:

Ruang ICU dengan ventilator: Rp16,5 juta per hari
Ruang ICU tanpa ventilator: Rp12,5 juta per hari
Ruang isolasi tekanan negatif dengan ventilator: Rp14,5 juta per hari
Ruang isolasi tekanan negatif tanpa ventilator: Rp9,5 juta per hari
Ruang isolasi non tekanan negatif dengan ventilator: Rp14,5 juta per hari
Ruang isolasi non tekanan negatif tanpa ventilator: Rp9,5 juta per hari

Pemerintah juga menanggung biaya pemulasaran atau pemakaman pasien Covid-19, totalnya sekitar Rp3,36 juta per jenazah, dengan rincian:

Pemulasaran Jenazah: Rp550.000
Kantong Jenazah: Rp100.000
Peti Jenazah: Rp1.750.000
Plastik Erat: Rp260.000
Disinfektan Jenazah: Rp100.000
Transport Mobil Jenazah: Rp500.000
Disinfektan Mobil Jenazah: Rp100.000

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rumah sakit pasien Virus Corona
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top